nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri PUPR: Ketersediaan Air Bersih Sangat Penting Pasca-Gempa & Tsunami Palu

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 16:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 01 320 1958098 menteri-pupr-ketersediaan-air-bersih-sangat-penting-pasca-gempa-tsunami-palu-A2QT1igf4I.jpg Foto: Menteri Basuki di Palu (Taufik/Okezone)

PALU - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengirimkan peralatan air bersih dan sanitasi serta tambahan alat berat untuk membantu penanganan tanggap darurat pasca gempa bumi berkekuatan 7,4 SR di daerah Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah‎.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pada saat ini ketersediaan air bersih sangat penting. Maka itu Kementerian PUPR telah melakukan survei lokasi-lokasi yang berpotensi sebagai sumber air baku para pengungsi.

"Kita sudah ada enam lokasi untuk dibuat sumur bor yang dioperasikan dengan genset dan dua lokasi menggunakan solar cell (tenaga surya)," kata Basuki di Palu, Senin (1/10/2018).

 Baca Juga: Ini Penjelasan BMKG soal Penyebab Likuifaksi 'Tanah Bergerak' Pascagempa di Palu


Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan peralatan air bersih dari tiga Gudang PUPR di Makassar, Surabaya dan Bekasi yang akan dikirimkan ke Palu dan Donggala nantinya.

"Peralatan yang dikirimkan yakni mobil tangki air, mobil intalasi pengolahan air, mobil tinja dan mobil lapangan total sebanyak 35 unit, tenda darurat 34 unit, WC knockdown 49 unit, hidran umum 25 unit, genset 3 unit dan peralatan lainnya," jelasnya.

 Baca Juga: Sempat Dikepung Warga, Kondisi di Bandara Palu Kembali Tertib


Dia menambahkan, bahwa pengiriman peralatan air bersih dan sanitasi dari Bekasi dan Surabaya akan menggunakan kapal laut dan diperkirakan akan tiba dalam waktu 5-6 hari.

"Peralatan dari Makassar akan dikirimkan melalui jalur darat. Untuk memudahkan kordinasi, Pusat Komando Gabungan Satgas Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR akan berkantor di Balai Wilayah Sungai III di Jalan Abdul Rahman Saleh, Palu," ungkapnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini