nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pagi-Pagi, Sri Mulyani dan Perry Warjiyo Temani Bos IMF Tanam Terumbu Karang

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 07 Oktober 2018 11:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 07 213 1960681 pagi-pagi-sri-mulyani-dan-perry-warjiyo-temani-bos-imf-tanam-terembu-karang-QncLg2gUGU.jpeg Sri Mulyani hingga Gubernur BI Ajak Bos IMF Tanam Terumbu Karang di Bail (Foto: Dokumentasi Bank Indonesia)

BALI - Panitia International Monetary Fund (IMF)-World Bank Annual Meetings 2018 menyelenggarakan penanaman terumbu karang di kawasan Nusa Dua, Bali pada pagi ini, Minggu (7/10/2018). Penanaman tersebut diharapkan dapat menghasilkan aquarium bawah air yang unik dan indah.

Kegiatan penanaman terumbu karang tersebut, dilakukan oleh Managing Director IMF Christine Lagard, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, serta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Keempatnya turut mengerjakan langsung pemasangan coral pada struktur penyangga, yang kemudian akan diletakkan di dasar laut oleh para relawan.

Seperti diketahui sebanyak 60% dari terumbu karang di dunia terdapat di Indonesia. Keunikan bahari tersebut harus dijaga sebagai kekayaan Tanah Air.

Namun terumbu karang sangat mudah rusak akibat berbagai faktor, termasuk perubahan iklim dan kegiatan destruktif di tempat-tempat wisata. Hal ini yang melatarbelakangi dilakukan kegiatan pemasangan karang untuk kemudian ditanam di laut atau coral structure.

Managing Director IMF Christine Lagarde menyatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu kontribusi menyediakan biota laut yang akan mendukung dan membuat kehidupan di laut menjadi lebih baik.

"Setiap langkah kecil yang kita lakukan dapat membawa perubahan yang besar bagi dunia, sepanjang hal tersebut dilakukan bersama-sama," ujarnya di Bali, Minggu (7/10/2018).

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menambahkan, kecintaan akan kehidupan memerlukan ekosistem. Hal tersebut jadi salah satu rangkaian dalam pertemuan internasional tersebut.

"Kita menjaga lingkungan dan mencintai kehidupan," imbuhnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini