nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Pertamax Naik, Menteri Jonan: Masih Lebih Murah Dibanding Shell

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 10 320 1962308 harga-pertamax-naik-menteri-jonan-masih-lebih-murah-dibanding-shell-iENJGwsZGs.jpg Foto: Menteri ESDM Ignasius Jonan (Okezone)

NUSA DUA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan, alasan PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO, karena harga mengikuti mekanisme pasar.

Dengan demikian, ketika terjadi harga minyak mentah dunia terus naik, maka harga BBM tak berubsidi menyesuaikan harga kenaikan.

"Jadi yang disesuaikan Pertamax, Pertamax Turbo juga Pertamax dan Pertadex. Karena bertahun-tahun sebelumnya juga ini Pertamax series jenis bahan bakar umum yang mekanismenya dilepaskan kepada pasar," jelas dia dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Rp900 Jadi Rp10.400/Liter

Dia menjelaskan, kenaikan ini ditujukan untuk masyarakat menengah ke atas, mengingat pengguna menengah ke bawah masih akan tetap menggunakan BBM bersubsidi yakni Premium dan Solar.

"Ini kan untuk konsumsi kalangan menengah ke atas, jadi pemerintah juga menyerahkan kepada mekanisme pasar untuk penyesuaian harga pertaseries," katanya.

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Pertamax Tak Berlaku di Lombok dan Palu

Di sisi lain, Jonan menyatakan kenaikan BBM pertaseries ini, tetap harganya jauh lebih murah ketimbang kompetitor.

"Pertaseries yang disesuaikan itu sekitar Rp100 atau Rp200 lebih murah per liter dibanding dengan kompetitor seperti Total atau Shell dan Petronas. Ini menunjukkan Pertamina sebagai BUMN ada perhatian khusus," pungkasnya.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini