nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Pertemuan Jokowi-PM Lee, RI dan Singapura Sepakat Buka Jalur Kapal Pesiar

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 17:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 11 320 1962733 hasil-pertemuan-jokowi-pm-lee-ri-dan-singapura-sepakat-buka-jalur-kapar-pesiar-oPXzrUpVmk.jpeg Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri Singapura (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Indonesia dan Singapura sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial. Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak.

Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan kerja sama lain di sejumlah bidang.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bertemu Perdana Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Teknologi

Di bidang pariwisata, kedua negara semakin meningkatkan konektivitasnya dengan pembukaan sejumlah jalur penerbangan dan destinasi kapal pesiar dari Singapura. Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara, utamanya ke 10 Bali Baru.

Jokowi

"Saya dan PM Lee menyambut baik berbagai perkembangan kerja sama kedua negara seperti pembukaan jalur penerbangan antara Singapura-Toba, Singapura-Belitung, dan penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung, dan ke Bintan," ujar Jokowi selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (11/10/2018).

Baca Juga: Menteri Rini Tawarkan 80 Proyek ke Investor, Nilainya Rp639,92 Triliun

Selain itu, keduanya juga berbicara kepentingan dan kerja sama negara-negara di tingkat regional (ASEAN). Menurut Presiden, sebagai dua negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat ASEAN.

Jokowi

"Kita harus memperkuat kontribusi ASEAN terhadap perdamaian, stabilitas, kesejahteraan kawasan dan dunia, termasuk dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik," ujarnya.

Sementara di akhir pernyataan, Presiden Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Singapura bagi keanggotaan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini