nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penundaan Kenaikan Harga Premium Bisa Sampai Pilpres 2019?

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 12:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 12 320 1963398 penundaan-kenaikan-harga-premium-bisa-sampai-pilpres-2019-3QrkkkmPDo.jpg Foto: SPBU (Giri/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah batal menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium. Sebagaimana diketahui, pemerintah mengumumkan harga Premium naik 7% menjadi Rp7.000 per liter, namun langsung dibatalkan.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan bahwa penundaan kenaikan harga BBM Premium bisa sampai pemilihan presiden (Pilpres), 2019 berlangsung, karena pemerintah akan berpikir panjang jika saat ini dinaikkan harga premium.

"Saya kira penundaan ini akan sampai selesai pilpres. Kenapa, karena saya kira pemerintah akan berpikir panjang jika saat ini dinaikan harga Premium. Di mana dampaknya adalah inflasi akan tinggi," kata Mamit kepada Okezone.

Baca Juga: Premium Batal Naik, Menteri Rini: Kondisi Keuangan Pertamina Baik

Selain itu, lanjut dia, ada dampak lain selain Inflasi tersebut, seperti harga barang dan ongkos naik, daya beli masyarakat turun, kemiskinan bisa bertambah. "Dan angka pengangguran bisa naik," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hadi Djuraid mengatakan, penundaan kenaikan harga Premium dilakukan karena menunggu kesiapan Pertamina.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Telepon Pak Jonan Batalkan Kenaikan Harga Premium

"Sesuai arahan Bapak Presiden rencana kenaikan harga premium di Jamali (Jawa, Madura, Bali) menjadi Rp7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina," ujar Hadi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini