nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos The Fed Puji Cara BI Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 15:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 13 20 1963609 bos-the-fed-puji-cara-bi-hadapi-gejolak-ekonomi-global-hQK4VPnosL.jpg Foto: Jerome Powell (Reuters)

NUSA DUA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan dampak dari normalisasi kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) kepada negara-negara berkembang. Hal itu dinyatakan saat melakukan pertemuan dengan Gubernur The Fed Jerome Powell.

Berdasarkan keterangan tertulis BI, pertemuan itu berlangsung di sela-sela rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali pada Jumat 12 Oktober 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Perry membicarakan tentang perkembangan ekonomi global, normalisasi kebijakan moneter di negara maju, serta dampaknya pada negara-negara berkembang.

 Baca Juga: Akrabnya Gubernur BI dan Bos The Fed Ngobrol Ekonomi Global

Deputi Gubernur BI Doddy Budi Waluyo yang turut menghadiri pertemuan tersebut mengatakan, Perry juga menyampaikan ketahanan perekonomian Indonesia kepada Powell di tengah dampak kenaikan suku bunga acuan The Fed, Fed Fund Rate (FFR).

"Dengan The Fed menyampaikan bagaimana kita showcase ke Powell mengenai kebijakan mix policy kita. Bagaimana tekanan di pasar keuangan kita mix dengan kebijakan moneter, makro prudential, dan mix policy dengan pemerintah," katanya dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

 

Selain itu, Perry juga menekankan bagaimana Bank Sentral bersama pemerintah melihat bersama permasalahan ekonomi Indonesia dan merumuskannya, sehingga mampu menghadapi gejolak ekonomi global yang dipicu normalisasi kebijakan moneter AS.

"Itu yang diangkat Gubernur BI dan diapresiasi Powell di mana mereka respect kebijakan-kebijakan kita yang ahead the curve di tengah-tengah turbulensi saat ini," kata dia.

 Baca Juga: Pertemuan IMF-World Bank, Gubernur BI Jelaskan Kebijakan RI Hadapi Ketidakpastian Global

Wawancara Khusus Bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Kendati demikian, Dody menyatakan, tak ada pembahasan khusus dalam pertemuan tersebut yang menghasilkan kebijakan tertentu. Menurutnya, hal biasa dalam pertemuan antar bank sentral untuk membicarakan perkembangan kondisi perekonomian dan moneter domestik.

"Antar bank sentral itu kan punya kerjasama dari sisi policy dialog, kemudian dari sisi capacity building kemudian dari sisi exchange views. Belum ada (tambahan pembaruan kerja sama), tapi tunggu saja nanti," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini