nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Jokowi Dilantik Jadi Presiden, Pembangunan Tak Lagi Jawa Sentris

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 11:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 24 320 1968211 setelah-jokowi-dilantik-jadi-presiden-pembangunan-tak-lagi-jawa-sentris-UgUrIYzndT.jpg Ilustrasi: Foto Setkab

JAKARTA - Empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berbagai prestasi telah dicapai oleh pemerintah. Salah satunya adalah prestasi dalam pembangunan infrastruktur.

Staf Khusus Presiden Johan Budi mengatakan, selama empat tahun memimpin pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Bahkan pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan di Jawa saja tapi hampir di seluruh Indonesia.

"Apa yang sudah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK hingga pada tahun keempat adalah penguatan Indonesia sentris," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Baca Juga: 4 Tahun Jokowi-JK, Para Menteri Ini Blak-blakan soal Indonesia Sentris

Menurut Johan, sebelumnya era kepemimpinan saat Jokowi-JK, pembangunan infrastruktur selalu berpusat di daerah Jawa, sehingga selalu ada anggapan jika pembangunan pemerintah selalu bersifat Jawa Sentris.

Sementara khusus untuk daerah timur sering kali tidak terjamah oleh pembangunan, sehingga, angka ketimpangan di Indonesia pun sangat tinggi sekali antara pulau Jawa dengan yang lainnya.

Baca Juga: 4 Tahun Jokowi-JK, Sri Mulyani Buka Rahasia soal Utang Pemerintah

Namun ketika era kepemimpinan baru, anggapan tersebut mulai terpatahkan satu demi satu. Sebab, selama empat tahun belakangan ini pemerintah mulai membangun infrastruktur di pulau lainya seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bahkan hingga Papua.

"Sebelum Jokowi menjabat ada anggapan bahwa pembangunan Indonesia lebih kepada Jawa sentris. Begitu Jokowi dilantik Jawa sentris diubah menjadi Indonesia sentris. Jadi bisa lihat perkembangan pembangunan di Papua, Sumatera, Kalimantan dan lain-lain," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan selama empat tahun kepemimpinan Jokowi JK, pemerintah berusaha memberikan pembanguan yang merata. Oleh karenanya selama empat tahun ini, pemerintah tak hanya fokus membangun infrastruktur di Jawa saja.

Baca Juga: 4 Tahun Jokowi-JK: Masyarakat Makin Sadar Bayar Pajak, Tax Ratio Naik Jadi 11,6%

Salah satu contohnya adalah bagiamana pembanguan yang mulai masif dilakukan di Indonesia bagian timur khususnya di wilayah Papua. Pembangunan dari mulai infrastruktur jalan, jembatan hingga kelistrikan pun mulai dibangun.

Tujuannya adalah agar pembangunan tidak lagi Jawa sentris. Sebab, saatnya mulai pembangunan yang bersifat Indonesia sentris.

 Baca Juga: 4 Tahun Jokowi-JK, Ini Hasil Nyata dari Perombakan Direksi BUMN

Tak hanya di wilayah Indonesia timur saja, pemerintah juga mulai membangun wilayah-wilayah perbatasan. Infrastruktur jalan pun mulai dibangun di tiga wilayah perbatasan Kalimantan-Malaysia, Nusa Tenggara Timur (NTT)-Timur Leste dan Papua-Papua Nugini.

Untuk infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Kalimantan hingga saat ini sudah tembus 1.692 kilometer (km). Sementara untuk perbatasan Nusa Tenggara TImur (NTT) sudah terbangun sepanjang 1.762 km.

Lalu untuk jalan perbatasan Papua sudah dibangun sepanjang 909 km. Untuk wilayah perbatasan ditargetkan bisa tembus 1.906 km pada tahun 2019.

"(Pemerintah juga) mengembangkan (infrastruktur) di wilayah perbatasan," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini