nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keberhasilan Reformasi Jokowi Bikin Kualitas Kemudahan Berusaha RI Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 01 November 2018 11:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 01 320 1971859 keberhasilan-reformasi-jokowi-bikin-kualitas-kemudahan-berusaha-ri-meningkat-jRtfKiyQF1.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Peringkat kemudahan berbisnis Indonesia atau Easy of Doing Business (EoDB) Indonesia mengalami penurunan satu tingkat menjadi peringkat 73 dari 190 negara. Meskipun mengalami penurunan, namun Indeks Indonesia meningkat 1.42 poin menjadi 67,96.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Rodrigo Chaves mengatakan, peningkatan indeks Indonesia sendiri tidak terlepas dari reformasi yang dilakukan Indonesia. Selama tiga tahun ini, Indonesia melakukan 17 jenis reformasi.

"Indonesia terus meningkatkan iklim usaha dan kini tengah berupaya mengurangi kesenjangan terhadap praktik terbaik global terkait meregulasi usaha kecil menengah domestik. Negara ini juga dapat mengambil manfaat dari peningkatan keterbukaan terhadap investor global, keterampilan dan teknologi agar bisa lebih bersaing di pasar global," ujarnya dalam video conference, Kamis (1/11/2018).

Baca Juga: Peringkat Kemudahan Berusaha Indonesia Turun Satu Tingkat, Simak Penyebabnya

Indonesia sendiri mempermudah Starting Business (memulai usaha) dengan menggabungkan pendaftar beberapa Jinan sosial yang berbeda dan mengurangi biaya notaris di Jakarta dan Surabaya. Selain itu, beberapa pendaftaran perizinan berbeda juga sudah digabungkan layanan perizinan terpadu di Surabaya.

Hasilnya waktu untuk memulai sebuah usaha berkurang lebih dari tiga hari menjadi 20 hari dan biayanya pun berkurang menjadi 6,1% pendapatan per kapita turun 10,9%. Karena itu juga peringkat memulai berusaha Indonesia naik dari peringkat 144 ke 134.

Selanjutnya peringkat mendapatkan kredit Indonesia juga mengalami kenaikan dari 55 ke 44. Membaiknya indikator ini ditandai dengan meningkatnya ketersediaan Indonesia kredit, perbaikan ini membantu mengurangi ketimpangan informasi, meningkatkan askes kredit bagi perusahaan kecil, menurunkan suku bunga, menu disiplin meminjam, serta.mendukung pengawasan bank dan pemantauan resiko kredit.

Baca Juga: Peringkat Kemudahan Berusaha Indonesia Turun 1 Tingkat ke-73

Selanjutnya ada faktor pendaftaran properti yang naik dari peringkat 106 ke 100. Ini tidak terlepas dari cara pemerintah mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sengketa tanah di tingkat pertama, selain itu, transparasi pencatatan tanah juga telah membaik di Jakarta dan Surabaya.

Selanjutnya adalah penyelesaian kepailitan atau resloving insolvency yang peringkatnya naik dari 38 ke 36. Meningkatnya peringkat ini tidak terlepas dari tingkat pemilihan sebesar 65 sen per dolar hampir dua kali lipat rata-rata regional yang hanya sebesar 3,5% sen per dolar saja.

Sebagai informasi, penghitungan kemudahan berbisnis Indonesia sendiri diambil sempel dari dua kota besar yakni Jakarta dan Surabaya. Adapun porsi penilainya adalah Jakarta sebesar 78% dan Surabaya 22%.

Dari Sempel tersebut, ada 10 Indikator yang menjadi penilaian kemudahan berusaha.Kesepuluh Indikator tersebut adalah kemudahan mendapatkan kredit, hingga perizinan properti harus menunjukan grafik yang baik.

 (Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini