Share

32 Perusahaan RI Perkenalkan Produk Unggulan ke Importir China

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 04 November 2018 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 04 320 1973080 32-perusahaan-ri-perkenalkan-produk-unggulan-ke-importir-china-kAXCZWHebk.jpg

JAKARTA – Indonesia akan mengoptimalkan pameran importir terbesar di dunia untuk menggaet potensi bisnis yang dapat mendorong peningkatan ekspor Indonesia ke China dalam acara The 1st China International Import Expo (CIIE) di Shanghai, pada 5-10 November 2018.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, China telah memasuki tahap perkembangan baru dengan jumlah konsumen yang terus meningkat.

”Pasar China ini tentu menjadi potensi besar yang harus dimanfaatkan untuk pertumbuhan konsumsi dan produk impor dari Indonesia,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Dalam lima tahun ke depan, diperkirakan China mengimpor produk dan jasa bernilai lebih dari USD10 triliun dari dunia. Bagi Indonesia, China masih merupakan tujuan ekspor utama Indonesia, selain Amerika Serikat (AS), Jepang, India, dan Singapura.

Baca Juga: Ekspor Pertanian RI Naik 4,8% per Tahun

Dengan semakin liberalnya pasar China dan perang dagang dengan AS, kata Enggar, Indonesia harus merebut pangsa pasar dengan menggencarkan diversifikasi produk ekspor Indonesia, di samping juga tetap memperkuat pangsa produk ekspor utama Indonesia, seperti minyak kelapa sawit mentah dan turunannya.

Untuk itu, Enggar mengharapkan partisipasi 32 perusahaan Indonesia di CIIE dapat menggaet lebih banyak potensi bisnis. Sementara itu, memanfaatkan momentum CIIE, raksasa perdagangan elektronik (e-commerce) asal China Alibaba meluncurkan Paviliun Indonesia di platformbelanja dalam jaringan Tmall Global.

Pada tahap awal, Paviliun Indonesia menghadirkan lima produk makanan dan minuman terkemuka untuk memikat konsumen China. Kelima produk itu, yakni Indomie (mi instan), Kapal Api (kopi), Nabati (biskuit), Yan Ty Ty (minuman sarang burung walet), dan Papatonk (kerupuk udang), sudah lama terdistribusikan di China.

Baca Juga: Ekspor Hortikultura Ditargetkan Rp2,23 Triliun hingga Akhir 2018

Lima produk ini akan menyemarakkan Festival Belanja Daring 11-11 yang setiap tahun digelar pada 11 November. Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, peluncuran Paviliun Indonesia merupakan langkah penting kerja sama pemerintah Indonesia dengan Alibaba Group dalam hal menyediakan platform perdagangan elektronik terbaik bagi produk ekspor Indonesia agar bisa menjangkau konsumen China.

GM Public Affairs Tmall Ryan Wang menambahkan, Alibaba telah berkomitmen menyediakan platformbagi pelaku usaha di Indonesia agar dapat memberikan penawaran produk berkualitas tinggi kepada konsumen di China.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini