nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Menkeu Sri Mulyani Jadi Ibu bagi Keluarganya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 18:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 09 20 1975707 tips-menkeu-sri-mulyani-jadi-ibu-bagi-keluarganya-j6dfM7bygc.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan pengalamannya sebagai ibu rumah tangga yang juga merangkap sebagai wanita karier, mengurusi perekonomian Indonesia. Mengatur keuangan negara membuat dirinya memiliki jadwal yang sangat padat, pergi ke berbagai daerah bahkan negara lain.

Lalu bagaimana Sri Mulyani membagi waktu dengan keluarga?

Bendahara Negara itu menjelaskan, nilai-nilai membagi waktu dengan keluarga didapatkan dari mendiang sang Ibu, Retno Sriningsih, yang pernah menjadi dosen di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Baca Juga: Sri Mulyani: Twice As Good As Man

Dia menjelaskan, meski menjadi ibu rumah tangga, Sang Ibu bisa menempuh pendidikan hingga bergelar PhD. Saat Sri Mulyani duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), ibunya menempuh perjalanan dari Semarang ke Jakarta untuk berkuliah.

"Kami itu 10 bersaudara dan saya anak ke tujuh. Jadi, setiap kali Minggu sore kita selalu antar Ibu ke stasiun untuk sekolah di IKIP Jakarta (sekarang UNJ). Kamis dia pulang, Jumat sudah kerjakan tugas kuliah, dan minggu berangkat lagi," kisahnya saat menjadi pembicara dalam dalam acara Indonesian Women’s Forum 2018 di Hotel Rafles, Jumat (9/11/2018). 

Pesan Sri Mulyani kepada Para Wisudawan STAN

Kegigihan menampa ilmu itu membuat Ibunya bergelar Phd, di saat Sri Mulyani mendapatkan gelar Sarjana atau S1. Meski demikian, dirinya merasa tak pernah merasa kehilangan sosok Ibu di tengah kesibukan mendiang.

"Rasanya Senin-Kamis kehadiran Ibu selalu ada, meski enggak di rumah," katanya.

Maka pada masa kini, ketika teknologi sudah jauh berkembang, fasilitas komunikasi membuat yang berjarak terasa dekat. Hal terpenting, menurutnya, bagaimana bisa menaruh perhatian yang tulus kepada orang yang disayangi meski terpisah jarak.

"Seseorang yang dekat di hatimu, yang mempengaruhi perasaan dan pikiran, walaupun kalian jauh, dia akan terasa selalu ada. Jadi beri true connection sama semua orang yang kamu sayang," jelas dia.

Baca Juga: Curhat Sri Mulyani Sewaktu Kuliah: Beasiswa LPDP yang Saya Terima Sangat Sedikit

Hal itu yang dilakukan dirinya bahkan sejak hamil anak pertama, selalu menaruh perhatian dan berkomunikasi. Dirinya bahkan menekankan pada anak-anak kalau menaruh 'chip' dalam pikiran mereka, sehingga saling terkoneksi.

"Anak saya percaya Ibunya selalu ada kalau butuh. Ketika saya jadi menteri, anak saya sakit kena demam berdarah. Tugas langsung saya bawa semua ke rumah sakit, lalu rapat karena saya menterinya, saya panggil saja mereka yang samperin saya," kisahnya sambil berseloroh.

Maka dirinya menekankan, hal terpenting mengetahui prioritas bagi orang tersayang. "Saat tertentu, mereka enggak selalu harus jadi yang istimewa, tapi mereka memang kita kasih tempat yang spesial," imbuhnya.

Sri Mulyani Mendapatkan Penghargaan Menteri Keuangan Terbaik

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini