nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Prediksi Defisit Transaksi Berjalan Turun di Kuartal IV

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 10:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 10 20 1975913 menko-darmin-prediksi-defisit-transaksi-berjalan-turun-di-kuartal-iv-rj6WMratEV.jpg Foto: Menko Darmin soal Defisit Transaksi Berjalan (Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah merilis defisit transaksi berjalan (current account deficit) di kuartal III-2018 sebesar USD8,8 miliar atau 3,37% terhadap PDB.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, defisit transaksi berjalan tidak bisa dilihat secara sendiri dan harus dibandingkan dengan transaksi modal dan finansial.

"Itu kemudian menimbulkan kalau, defisit totalnya cadangan devisanya turun, kalau dia nol cadangan devisa tak berubah, kalau dia plus cadangan devisanya nambah," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/11/2018) malam.

Baca Juga: Sri Mulyani: Defisit Transaksi Berjalan Bukanlah Sebuah Dosa

Dia menjelaskan, untuk transaksi modal dan finansial adalah urusan penanaman modal, kedua capital inflow yang jangka pendek itu yang bisa masuk dan keluar. Dan akan ditentukan apakah ekonominya dianggap sudah stabil, apalagi setelah keluar data pertumbuhan ekonomi ini sebenarnya mulai masuk.

"Saya cuma enggak tahu totalnya satu kuartal berapa, saya belum lihat datanya," ungkapnya.

Baca Juga: Defisit Neraca Transaksi Berjalan Meningkat 3,37%, BI: Masih Batas Aman

Untuk prediksi kuartal IV apakah akan melebar lagi seperti kuartal III. Dia menyatakan kalau defisit transaksi berjalannya mestinya presentase terhadap GDP-nya di kuartal IV mestinya turun.

"Tapi saya enggak bisa duga berapa besar karena kebijakannya mulai efektif," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini