nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skema DP Nol Rupiah Paling Cocok untuk Rumah PNS, TNI dan Polri, Kenapa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 17:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 14 470 1977804 skema-dp-nol-rupiah-paling-cocok-untuk-rumah-pns-tni-dan-polri-kenapa-LHj7Q5oooi.jpg Alasan ASN, Polri dan TNI dinilai cocok pakai skema DP Nol Rupiah. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah masih terus melakukan kajian khususnya mengenai skema dari rumah khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri. Ada beberapa opsi skema yang disiapkan oleh pemerintah salah satunya adalah DP Nol Rupiah.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan, skema DP Nol Rupiah merupakan hal yang paling realistis. Sebab menurutnya, jika dilakukan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sangat tidak memungkinkan.

Baca Juga : Mau Daftar Rumah DP Nol Rupiah? Cek Lokasinya

Sebab biasanya skema FLPP hanya dikhususkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) saja. Sedangkan, tidak semua ASN memiliki penghasilan rendah, karena ada beberapa justru memiliki penghasilan di atas itu.

(Foto: Shutterstock)

"Memang dalam pelaksanaan atau program ASN, TNI, Polri tentu akan banyak kombinasi nya. FLPP kan khusus MBR dengan gaji tertentu," ujarnya dalam acara Konfrensi pers di Kantor Pusat DPP REI, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Lagi pula menurut Eman, aturan DP Nol Rupiah sama sekali tidak melanggar aturan. Karena Bank Indonesia sudah mengeluarkan aturan Loan to Value (LTV) yang mana besarannya rasio LTV-nya tidak diatur secara khusus.

(Foto: Shutterstock)

Baca Juga : Rumah Tapak di Rorotan Bukan Program DP Nol Rupiah

"Bagi REI pengadaan rumah dengan DP Nol persen merupakan keniscayaan. Sebab secara peraturan DP nol persen ini sudah dimungkinkan karena BI tidak mengatur secara khusus dalam rasio LTV. BI hanya mengatur LTV 30% untuk rumah ukuran di atas 70 meter persegi," jelasnya.

Selain itu, kata Eman, program DP Nol Rupiah ini juga bukan sesuatu yang baru di era Kabinet Kerja ini. Karena dalam berbagai macam kesempatan, program ini sudah pernah dijalankan khusus untuk pengadaan rumah di bawah 70 meter persegi.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini