nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

REI Minta Modifikasi Skema Rumah Khusus PNS, TNI dan Polri

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 19:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 14 470 1977901 rei-minta-modifikasi-skema-rumah-khusus-pns-tni-dan-polri-Ol6HQZoX9g.jpeg Rumah. Foto: Shutterstock

JAKARTA - Real Estate Indonesia (REI) menyebut skema DP 0 Rupiah menjadi yang paling cocok untuk rumah Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri dibandingkan dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Selain tidak melanggar hukum, skema ini juga sesuai dengan penghasilan ASN yang tidak semuanya masuk dalam golongan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Meskipun begitu, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan diperlukan modifikasi-modifikasi dalam menjalankan skema tersebut. Karena program ini harus disesuaikan dengan bagaimana penghasilan dan pekerjaan dari ASN itu sendiri.

Baca Juga: Sri Mulyani Pelajari Rumah DP 0% untuk PNS hingga Polri

Sebagai salah satu contohnya, meskipun menggunakan skema DP 0 Rupiah, namun ada beberapa ASN yang memiliki gaji MBR. Sehingga meskipun dengan skema DP 0 Rupiah, diharapkan ada skema yang bisa mengakomodir para PNS dengan gaji MBR ini masuk ke dalam skema FLPP.

"Saya kira relaksasi ini sudah dijalankan sejak lama dan ini dikombinasikan kebijakan BI dengan FLPP yang selama ini sudah dijalankan. ASN kan mungkin di atasnya (gajinya bukan MB tapi ada yg belum memiliki rumah," ujarnya dalam acara Konferensi Pers di Kantor Pusat DPP REI, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

rumah

Selain itu, modifikasi yang perlu dilakukan juga adalah bagaimana agar rumah tersebut nantinya bisa benar-benar ditempatkan. Jangan sampai nantinya rumah tersebut tidak diisi dengan berbagai macam alasan.

Kemudian, modifikasi juga perlu dilakukan khusus untuk mereka yang berpindah-pindah tempat kerja. Pemerintah harus mencari solusi karena bisa saja abdi negara tersebut ingin pulang ke kampung halamannya dan membikin rumah di sana.

"ASN TNI Polri kan banyak yang kerjanya pindah-pindah. Ini konsep harus dimodifikasi. Bagaimana caranya agar menyerap tenaga kerja negara yang pindah-pindah tapi. Bisa memiliki rumah. Ini harus kita pecahkan," jelasnya.

Baca Juga: 900 Ribu PNS hingga TNI-Polri Belum Punya Rumah

Sebagai salah satu contohnya adalah salah seorang Polisi atau Tentara yang merupakan asli Bali bertugas di Papua. Ketika di Papua dirinya diberikan kesempatan untuk membeli rumah disana, namun di sisi lain dirinya bimbang ingin memiliki rumah di kampung halaman. .

Sebab suatu saat pasti abdi negara tersebut ingin kembali ke kampung halamannya dan memiliki rumah di sana. Oleh karenanya harus segera dicarikan solusi apakah nantinya Polisi dan TNI tersebut diberikan rumah di kampung halamannya atau ada opsi-opsi yang lain.

"Sekarang gini Polisinya orang Bali tugas di Papua suatu saat kan akan kembali ke Bali tentu beliau ingin rumah untuk pensiun," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini