nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Manfaat Pinjaman Tanpa Agunan, Apalagi saat Keadaan Darurat

Senin 19 November 2018 09:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 18 320 1979508 5-manfaat-pinjaman-tanpa-agunan-apalagi-saat-keadaan-darurat-HMjydawFWf.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pinjaman tanpa agunan adalah layanan yang bisa dibilang cukup diminati, terutama ketika seseorang membutuhkan dana dalam waktu singkat. Selain cepat, Anda juga tidak perlu melewati prosedur yang merepotkan, seperti pengecekan aset yang dijadikan jaminan.

Bank hanya akan mempertimbangkan kemampuan calon debitur untuk melunasi utang dari riwayat kreditnya sebagai penentu diterima atau tidaknya pengajuan. Apapun tujuan Anda mengajukan pinjaman, pihak bank pada dasarnya tidak akan banyak mempertanyakannya.

Paling, nominal kreditnya saja yang memiliki batasan tersendiri. Karena salah satu faktor kemudahan dari segi prosedur, maka pinjaman jenis ini umumnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat darurat. Berikut ini rangkuman penggunaan pinjaman tanpa agunan biasanya dipergunakan, seperti dilansir dari laman CekAja, Senin (19/11/2018).

1. Biaya persalinan

Kebutuhan di hari-hari menjelang lahirnya sang jabang bayi sangatlah banyak. Terutama biaya persalinan jika harus melalui operasi caesar. Proses melahirkan dengan cara ini biasanya mau tak mau ditempuh karena ada masalah dalam kandungan, misalnya posisi bayi sungsang atau plasenta yang letaknya dekat jalan lahir.

Rata-rata biaya operasi caesar mulai dari Rp10 juta sampai dengan Rp30 juta. Tergantung pemilihan kelas kamar dan rumah sakitnya juga. Biaya caesar tersebut sudah mencakup kamar, fasilitas ibu dan bayi, serta obat-obatan selama 3 hari.

2. Keperluan nikah

Menikah juga amat membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terlebih bila harus mengadakan pesta adat. Sekalipun kita bisa menahan keinginan buat menyelenggarakan resepsi yang sederhana, orangtua bisa jadi punya keinginan yang bertentangan.

Kalau sudah begitu, Anda harus mempersiapkan dana setidaknya Rp100 juta yang mencakup semua kebutuhan mulai dari gedung, busana, hingga katering. Alhasil, fasilitas pinjaman tanpa agunan pun tampak sebagai satu-satunya solusi terbaik.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53%

3. Pengobatan medis

Kelebihan pinjaman tanpa agunan yang bisa dicairkan dengan cepat tentu menjadi kemudahan tersendiri bagi calon debitur. Misalnya digunakan untuk biaya pengobatan medis yang sifatnya darurat.

Asuransi kesehatan dari pemerintah memang bisa membantu, tapi ada beberapa penyakit yang tidak termasuk ke dalam tanggungannya. Jadi, bila Anda tengah terdesak untuk melunasi biaya rumah sakit, tidak ada salahnya mengajukan jaminan tanpa agunan sebagai tambahan dana.

4. Modal bisnis

Kecil atau besarnya usaha yang hendak dibangun, modal tetap menjadi instrumen terpenting. Apabila dana kurang mencukupi, sah-sah saja menambahkannya melalui pinjaman tanpa agunan.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan jauh sebelumnya. Hitung sebaik mungkin jumlah pinjaman yang memang Anda butuhkan. Lakukan dengan cara membuat proyeksi arus berkalanya. Melalui cara itu, Anda dapat mengetahui secara pasti kebutuhan dana pada bulan tertentu dan kemampuan serta waktu dimana bisnis tersebut mampu mengembalikan pinjaman.

5. Renovasi rumah

Rumah Anda sedang memerlukan renovasi atau perbaikan? Hal ini menjadi salah satu kebutuhan yang tidak mungkin ditunda, terlebih di musim hujan yang kurang bersahabat seperti sekarang.

Tak hanya bikin bocor di sana-sini, hujan juga bisa menimbulkan banjir yang mampu merusak bangunan. Namun nyatanya merenovasi rumah juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi biasanya kontraktor meminta down payment (DP) untuk membeli kebutuhan awal dalam merenovasi rumah.

Satu hal yang menjadi syarat utama untuk bisa mendapatkan dana dari pinjaman tanpa agunan adalah menjaga kedisiplinan dalam membayar angsuran. Karena hal tersebut akan menjamin kepercayaan pihak bank sekaligus membantu apabila di masa depan akan mengajukan kredit lagi.

Pastikan pula besaran cicilan tidak lebih dari 30% dari pendapatan Anda setiap bulan agar nantinya tidak menjadi beban yang tidak mampu terselesaikan. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini