Pelindo I Butuh Pinjaman Rp4,9 Triliun pada 2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 19 November 2018 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 19 320 1979828 pelindo-i-butuh-pinjaman-rp4-9-triliun-pada-2019-795iRmCKBP.jpeg Pelindo I (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I membutuhkan pendanaan sekitar Rp4,9 triliun di 2019 untuk pengerjaan proyek yang ditugaskan pemerintah. Di antaranya pengembangan terminal pelabuhan di kawasan industri hingga kawasan ekonomi khusus (KEK).

Direktur Utama Pelindo I Bambang Eko Cahyana menjelaskan, dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKAP) 2019 perusahaan induk, Pelindo I butuh investasi Rp3 triliun. Selebihnya untuk kebutuhan investasi anak usaha.

Baca Juga: Digitalisasi Pelabuhan, Pelindo I Dapat Kredit Sindikasi Rp1,3 Triliun

"Jadi tahun depan investasi Pelindo I dan anak usaha hampir Rp7 triliun, kira-kira loan-nya (pinjamannya) 70% atau sekitar 4,9 triliun," ujar Bambang di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Di tahun depan, Pelindo I memiliki beberapa proyek yang ditugaskan pemerintah di antaranya pengembangan terminal pelabuhan tahap II di Kawasan Industri Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Proyek strategis nasional (PSN) ini membutuhkan 11 triliun untuk dua tahun pengerjaan pada 2018-2019.

Selain itu, terdapat juga penugasan pengembangan Terminal Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau. Nilai proyek ini diperkirakan mencapai USD300 juta atau sekitar 4,5 triliun.

rupiah

"Pelindo I juga jadi konsorsium BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk membangun KEK Lhokseumawe, Aceh, porsinya 15%," katanya.

Adapun Pelindo I baru saja mendapatkan suntikan dana dari kredit sindikasi tiga bank BUMN, yakni Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI senilai Rp1,3 triliun. Fasilitas kredit sindikasi ini berjangka waktu 7 tahun.

Dana kredit yang diterima akan digunakan untuk penataan Pelabuhan Belawan, perkuatan dermaga petikemas di Pelabuhan Perawang di Pekanbaru, perpanjangan dermaga di Pelabuhan Dumai, pembangunan dermaga Pelabuhan Sei Kolak Kijang di Tanjung Pinang, dan penataan Pelabuhan Malahayati.

Baca Juga: Indonesia Kendaraan Terminal Raup Pendapatan Rp383 Miliar di Kuartal III-2018

Selain itu, juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelabuhan penumpang di terminal penumpang Sibolga, pembangunan terminal penumpang baru di Pelabuhan Sei Kolak Kijang, pengoperasian pelabuhan penumpang internasional dan domestik Tanjung Balai Karimun di Tanjung Penagak.

Di sisi lain, anak usaha Pelindo I yakni PT Prima Multi Terminal juga mendapat kredit investasi dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp479 miliar. Pendanaan ini untuk membiayai pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung.

"Kuala tanjung saat ini pembangunan fisik sudah 99,5%," kata Bambang.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini