nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendapatan Buana Lintas Lautan Tumbuh 35,19% Jadi USD65,61 Juta

Kamis 22 November 2018 12:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 22 278 1981126 pendapatan-buana-lintas-lautan-tumbuh-35-19-jadi-usd65-61-juta-OJErspGMXz.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Di kuartal tiga 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 35,19% year on year (yoy). Perusahaan yang bergerak di industri perkapalan ini mencetak pendapatan bersih sebesar USD65,61 juta, tumbuh dari tahun sebelumnya sebesar USD48,53 juta.

Baca Juga: Dulu Rugi, Kini Laba Sunson Textile Naik Jadi Rp15,05 Miliar

Dilansir dari Harian Neraca, Kamis (22/11/2018), pendapatan BULL mayoritas masih disumbang dari pelanggan besar mereka yakni PT Pertamina. Perusahaan minyak pelat merah tersebut menyumbang pendapatan sebesar USD35,18 juta. Pendapatan dari PT Pertamina tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar USD32,98 juta. Dari pendapatan sisi segmen energi, BULL masih didominasi dari minyak dan FPSO sebesar USD57,81 juta. Kemudian disusul oleh gas sebesar USD11,79 juta.

ihsg

Laba bersih atau laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan BULL naik 14,28% yoy menjadi USD10,04 juta dari tahun sebelumnya sebesar USD8,79 juta. Kenaikan laba ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan pendapatan karena lonjakan beban langsung sebesar 48,70% menjadi USD39,48 juta. Selain itu, ada kenaikan beban keuangan sebesar 51,97% menjadi USD7,31 juta dari sebelumnya USD4,81 juta. Ada juga penurunan surplus revaluasi kapal menjadi USD1,08 juta dari sebelumnya USD562.691.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Pengusaha Tekstil Mulai Kesulitan

Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, ekuitas BULL menjadi USD194,36 juta, naik dari periode 31 Desember 2018 sebesar USD158,01 juta. Pada 30 Mei 2018, Buana Lintas Lautan menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu melalui penerbitan 2,43 juta saham seri B. Sedangkan liabilitas BULL turun menjadi USD128,41 juta. Total liabilitas ini turun 16,10% dari periode 31 Desember 2018 sebesar USD153,05 juta.

Penurunan utang terutama adalah pinjaman jangka panjang sebesar 21,08% menjadi USD72,56 juta dan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun. Utang usaha pihak ketiga BULL pun turun 34,27% menjadi USD8,19 juta.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini