nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada 1.734 Desa Wisata Berpotensi Gerakkan Ekonomi RI

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 16:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 10 320 1989276 ada-1-734-desa-wisata-berpotensi-gerakkan-ekonomi-ri-9EDoxPj99l.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statisk (BPS) Suhariyanto meminta pemerintah untuk mendorong sektor pariwisata dalam pembangunan ekonomi desa. Sebab menurutnya, pariwisata memiliki potensi yang besar sekali untuk membangun desa.

Berdasarkan data BPS, Potensi Desa (Podes) terdapat 1.734 desa wisata di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hampir seluruhanya ada di setiap Kepulauan di Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Ada Desa Wisata yang Pemasukannya Rp14 Miliar per Tahun

Pulau Jawa - Bali menempati posisi paling tinggi dengan 857 desa wisata. Kemudian diikuti dengan Sumatera sebanyak 355 desa, Nusa Tenggara 189 desa, Kalimantan 117 desa. Selain itu, Pulau Sulawesi juga tercatat sebesar 119 desa wisata, Papua 74 desa, dan Maluku sebanyak 23 desa.

"Pariwisata juga banyak sekali yang belum dipromosikan dengan berbagai macam alasan," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Pria yang kerap disapa Kecuk itu menyakini dengan didrongnya pariwisata lewat desa wisata maka perekonomian negara akan terangkat. Apalagi Presiden Joko Widodo menginginkan agar Indonesia tidak terpaku pada kekayaan sumber daya alam saja untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Sebetulnya yang ingin kita tunjukkan adalah betapa kayanya kita dengan potensi pariwisata. Ke depan harapan bahwa pariwisata dan kreatif itu semakin bagus itu kita ingin menunjukkan potensi yang ada," jelasnya.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Kucurkan Rp187 Triliun untuk Dana Desa, Ini Hasilnya

Kecuk menjelaskan, desa wisata menurut pendataan Podes 2018 adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Keberadaan desa wisata diatur atau ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) setempat.

"Di sana sebetulnya kita memiliki spot-spot. Di sana ada spot-spot yang berkembang tapi yang dimasukkan ke sana sebetulnya masih berbatas pada yang sudah dimasukkan ke dalam Perda (Peraturan Daerah). Jadi itu tadi belum semuanya sebetulnya," ucapnya

 Baca Juga: Lewat Dana Desa, Presiden Jokowi Berhasil Perbaiki Infrastruktur di Pedesaan

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi mencatat hasil Potensi Desa (Podes) 2018 sebanyak 83.931 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa. Angka ini meningkat dibandingkan data pada 2014 atau 10 tahun lalu yang hanya mencapai 82.190 wilayah saja.

Dari 83.931 wilayah Podes tersebut terdiri dari 75,436 desa, 8.444 kelurahan, dan 51 Unit Pemukiman Trasnmigrasi (UPT) atau Satuan Pemukimam Transmigrasi (SPT). Kemudian Podes juga mencatat sebanyak 7.232 kecamatan dan 514 kabupaten dan kota.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini