nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KESDM Beberkan Hasil Kegiatan Siaga Bencana di Sulteng

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 12:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 17 320 1992311 kesdm-beberkan-hasil-kegiatan-siaga-bencana-di-sulteng-FtrTFhVKw1.jpg Foto: Taufik Okezone

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, bersama Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei memberikan penghargaan kepada 120 perusahaan.

Penghargaan itu berikan, karena perusahaan tersebut, telah berpartisipasi dalam kegiatan ESDM Siaga Bencana yang diterjunkan pasca gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di Provinsi Sulawesi Tengah.

 Baca Juga: Menteri Jonan Apresiasi Penanganan Cepat Dampak Gempa & Tsunami Sulteng

Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Satry Nugraha mengatakan bahwa Menteri ESDM Ignasius Jonan telah memerintahkan agar Tim Emergency Response Team (ERT) terbaik untuk melakukan kegiatan penyelamatan.

"Seperti, pelayanan medis, penyaluran logistik, pengeboran sumur air bersih, dan pemulihan infastruktur, yang diterjunkan 1 Oktober hingga 30 November 2018," ujarnya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Adapun hasil kegiatan KESDM siaga bencana di Sulteng adalah sebagai berikut:

 

1. Kegiatan Penyelamatan dan Evakuasi Korban

Dalam kegiatan ini Tim ESDM Siaga Bencana berhasil menyelamatkan 1 korban dalam kondisi hidup di reruntuhan Hotel Roa-Roa, dimana posisi korban dalam keadaan terjepit reruntuhan. Tim ESDM Siaga Bencana telah melakukan evakuasi dengan total jenazah yang dievakuasi sebanyak 220 jenazah.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Kok Uang untuk Rumah Roboh akibat Gempa Lombok Belum Cair?

2. Kegiatan Pelayanan Medis

 

Penanganan kesehatan dan pelayanan medis telah dilakukan di 33 lokasi terhadap 13.126 orang yang berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Penanganan kesehatan atau pelayanan medis telah dilakuka

3. Survey Geologi

Penanganan air bersih juga dilakukan Tim ESDM Siaga Bencana dengan membuat sumur bor sebanyak 40 lokasi. Tim ESDM Siaga Bencana juga melakukan survei geologi untuk pembuatan Peta Zonasi Rawan Bencana yang akan menjadi dasar untuk pelaksanaan Rehab Rekon wilayah Palu. Survei tersebut meliputi survei kegempaan mikrozonasi, survei struktur geologi dan Sesar Palu, pengukuran Ground Penetration Radar (GPR), survei likuifaksi dan gerakan tanah. Peta ini dimaksudkan untuk dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan dan mitigasi bencana, khususnya untuk daerah Palu - Donggala Barat.

 Baca Juga: Pasca-Gempa dan Tsunami, Rekonstruksi Kota Palu Dimulai Januari 2019

4. Bantuan Logistik

Sebanyak 51 perusahaan dan perorangan sebanyak 862 orang telah memberikan kontribusi bantuan logistik, berupa kebutuhan hidup sementara di pengungsian, obat-obatan, tenda untuk kebutuhan sekolah, alat pengelolaan air bersih bagi 22.524 warga, dan lain-lain yang disalurkan melalui koordinasi dengan BNPB dan Korem 132 Tadulako.

5. Pemulihan Infrastruktur

Tim ESDM Siaga Bencana dengan cepat ikut membantu melakukan kegiatan pemulihan infrastruktur. Kegiatan ini diprioritaskan pada pembersihan, pembukaan akses jalan, perobohan gedung, dan lain-lain untuk fasilitas umum dengan menyediakan alat berat, operator dan tim rescue. Pemulihan tersebut dilakukan di daerah Petobo seluas 40 ha.

Meskipun status keadaan darurat dihentikan pada tanggal 26 Oktober 2018, Tim ESDM Siaga Bencana tetap berkontribusi pada masa transisi menuju pemulihan dengan melakukan kegiatan pemulihan di Balaroa seluas 90 ha, dengan menurunkan 15 unit alat berat dan 20 orang operator.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini