nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hunian Sementara bagi Korban Bencana Palu Mulai Ditempati

Rikhza Hasan, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 09:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 19 470 1993246 hunian-sementara-bagi-korban-bencana-palu-mulai-ditempati-P2EfR8X7OK.jpg Hunian Sementara (Foto: Instagram Kementerian PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan 136 dari 699 unit hunian sementara (Hutara) untuk korban bencana gempa bumi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.

Hutara Silae di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, kini sudah dihuni oleh 29 kepala keluarga. Peresmian hunian tersebut dilakukan oleh Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Hidayat Lamakarate, dan Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo.

Baca Juga: Menteri Jonan Apresiasi Penanganan Cepat Dampak Gempa & Tsunami Sulteng

Arie menjelaskan, di Kelurahan Silae sudah berdiri 10 unit huntara yang setiap unit terdiri atas 12 bilik dan setiap bilik ditempati satu KK. “Ini yang pertama kita lakukan pemindahan pengungsi dari shelter pengungsian ke huntara. Tiap bilik dapat menampung sampai lima anggota keluarga. Untuk hari ini 29 KK dulu sambil kita mengevaluasi melalui respon pengungsi yang menempati huntara itu," ujar Arie, dikutip dari Instagram Kemenpupr, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

huntara

Huntara tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas seperti MCK umum, lampu penerangan dan tempat penampungan air bersih. Di dalam setiap bilik juga dilengkapi kasur, kompor gas, dan beras lima liter bagi penghuni yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Pembangunan 699 unit huntara ditargetkan rampung pada akhir Desember 2018. Pembangunan huntara tersebar di Kota Palu (288 unit), Kabupaten Sigi (233 unit) dan Kabupaten Donggala (188 unit). Jumlah ini merupakan tahap I dari total 1.200 huntara yang akan dibangun Kementerian PUPR. Untuk pembangunan huntara sisanya masih menunggu kesiapan lahan dari Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini