nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fed Rate Naik dan BI Tahan Suku Bunga, Pertimbangannya?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 16:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 20 20 1993961 fed-rate-naik-dan-bi-tahan-suku-bunga-pertimbangannya-BaQPwZ5CfK.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mempunyai alasan atas keputusannya mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00%, meskipun The Federal Reserve AS menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar 0,25% menjadi 2,25%-2,5% dari sebelumnya 2%-2,25%.

“Dengan mempertimbangkan ekonomi global, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 19-20 Desember 2018 memutuskan untuk menahan BI 7-day Reverse Repo Rate di level 6%,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

 Baca Juga: The Fed Naikkan Suku Bunga Jadi 2,25%-2,5%

Bank Indonesia meyakini bahwa tingkat suku bunga kebijakan tersebut masih konsisten dengan upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman.

BI juga mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik, termasuk telah mempertimbangkan tren pergerakan suku bunga global dalam beberapa bulan ke depan.

Selain itu, Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat ketahanan eksternal, termasuk untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan sehingga turun menuju kisaran 2,5% PDB pada 2019.

 Baca Juga: Menutup Tahun, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6%

Sesuai dengan ekspektasinya The Fed menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar 0,25% menjadi 2,25%-2,5% dari sebelumnya 2%-2,25%.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyatakan, kenaikan suku bunga ini tidak berdampak terlalu besar karena pelaku pasar sudah melakukan price in.

“Ini terlihat dari Rupiah yang masih stabil di Rp14.400-Rp14.500 dan IHSG hanya terkoreksi 0,77% tidak signifikan. Itu pun lebih ke profit taking akhir tahun,” jelasnya kepada Okezone.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini