nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Ibu, Kenalan dengan Wanita Terkaya di RI

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Sabtu 22 Desember 2018 18:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 22 320 1994763 hari-ibu-kenalan-dengan-wanita-terkaya-di-ri-I5mYLd7bft.jpg Foto: Arini Subianto (Forbes)

JAKARTA – Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu setiap tahunnya. Tentunya, banyak ucapan terima kasih yang disampaikan seorang anak kepada ibunya.

Momentum Hari Ibu hendaknya dijadikan sebagai refleksi perjuangan dan jasa seorang Ibu, tidak hanya sebagai orang yang melahirkan anaknya ke dunia, tetapi juga untuk menghargai peran penting Ibu dalam mendidik anaknya.

Tak terkecuali bagi Arini Subianto. Arini dinobatkan menjadi wanita terkaya di Indonesia 2018 versi Forbes. Tidak hanya bertanggung jawab atas perusahaan yang dikelolanya, namun prioritas nomor satu tetap bersama kedua anaknya.

 Baca Juga: Hari Ibu, Menteri Susi: Keberanian Ada karena Kasih dan Bimbingan

Sejak sang ayah Benny Subianto meninggal dunia pada 2017, Arini yang merupakan anak pertama mengambil alih perusahaan yang mengelola kayu, minyak sawit, karet dan batu bara. Kekayaannya pun mencapai USD665 juta atau setara dengan Rp9,64 triliun (kurs Rp14.500/USD).

Miliarder yang gemar membaca ini pernah menjabat di beberapa perusahaan ternama, seperti PT Adaro Strategic Capital, PT Nuansa Nirmana Artistika, PT Panaksara, PT Pandu Alam Persada, PT Tri Nur Cakrawala hingga Persada Capital Investama yang sekarang sedang dijabatnya.

Selain menjadi Direktur Utama perusahaan induk keluarga, dia juga seorang ibu rumah tangga. Kini, dia harus membesarkan anak-anaknya sendiri selepas mendiang suaminya meninggal pada 2012 silam.

Meski dikenal sebagai wanita sosialita, ternyata Arini tidak melupakan pendidikannya. Dia mendapatkan gelar sarjana dari Parsons School of Design dan M.B.A di Fordham University. Bahkan, dia kini memiliki toko buku di kawasan Jakarta.

 Baca Juga: Peristiwa 22 Desember: Peringatan Hari Ibu hingga Dibukanya Gerbang Brandenburg Berlin

Seperti yang diberitakan Okezone, di Indonesia, setiap 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Peringatan ini ditetapkan saat diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada Desember 1928 silam, tepatnya pada 22 hingga 25 Desember 1928.

Hari Ibu yang ditetapkan pada 22 Desember ini ditetapkan sebagai perayaan nasional. Di mana diresmikan langsung oleh presiden pertama, Soekarno, di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1959 saat berlangsungnya Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta.

Terpilihnya tanggal tersebut sebagai bentuk perayaan atau semacam apresiasi terhadap semangat wanita Indonesia serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Saat ini, Hari Ibu banyak dirayakan sebagai bentuk rasa cinta terhadap kaum ibu.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini