nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Trans Jawa Sejarah Baru Transportasi RI, Ini 6 Faktanya

Rany Fauziah, Jurnalis · Minggu 23 Desember 2018 06:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 22 320 1994772 tol-trans-jawa-sejarah-baru-transportasi-ri-ini-6-faktanya-O7fGY1ahI8.jpg Foto: Dok. Jasa Marga

JAKARTA - Masyarakat sudah bisa menggunakan tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya. Rampungnya tol Jakarta-Surabaya sepanjang 760 km merupakans sejarah baru bagi transportasi Indonesia.

Hal ini ditandai dengan peresmian tujuh ruas tol Trans Jawa dengan rincian tiga ruas di Jawa Tengah dan empat ruas di Jawa Timur oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis 20 November 2018.

Sementara itu, Pemerintah menargetkan seluruh ruas di tol Trans Jawa yakni dari Merak- Banyuwangi akan tuntas pada 2021 mendatang. Jalan tol yang menghubungkan Pulau Jawa dari ujung barat hingga timur ini panjangnya mencapai 1.150 km.

 Baca Juga: Tarif Tol Trans Jawa: Dari Merak ke Pasuruan Cukup Bayar Rp575.000

Berikut fakta-fakta yang telah dirangkum Okezone mengenai tol Trans Jawa, Minggu (23/11/2018).

1. Jalan Tol 760 Km Rampung, Ini Sejarah Baru Transportasi Indonesia

Presiden Joko Widodo melepas ekspedisi jalan Tol Trans Jawa dari ujung Jembatan Kalikuto, km 383 kemarin, Kamis, 20 Desember 2018. Jokowi menilai jalan tol trans Jawa merupakan sejarah baru dalam transportasi Indonesia.

2. Jokowi Bersama Istri Jajal Tol Trans Jawa

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menjajal jalan tol Trans Jawa dengan naik bus. Saat bus yang ditumpangi Presiden melaju di jalan tol, Presiden menanyakan kecepatan bus tersebut.

“90 km/jam Pak,” jawab pengemudi. “Wah cepet banget,” ucap Presiden

 Baca Juga: Ruas Tol Trans Jawa dari Merak- Banyuwangi Tuntas pada 2021

3. Ruas Tol Trans Jawa dari Merak- Banyuwangi Tuntas pada 2021

Pemerintah menargetkan seluruh ruas di tol Trans Jawa yakni dari Merak- Banyuwangi akan tuntas pada 2021 mendatang. Jalan tol yang menghubungkan Pulau Jawa dari ujung barat hingga timur ini panjangnya mencapai 1.150 km.

4. Tol Trans Jawa Dongkrak Ekonomi

Tol Trans Jawa menjadi salah satu target pemerintah dalam mewujudkan konektivitas wilayah serta menekan biaya logistik. Kehadiran Jalan tol dapat mengurangi jarak dan waktu tempuh, mengurai kemacetan, sehingga terjadi penghematan konsumsi BBM.

Selain itu, dengan adanya Tol Trans Jawa ini akan mendorong perekonomian di sekitar jalan tol.

5. Tol Trans Jawa Memperkuat Peran BUMN

Jalan Tol Trans Jawa yang sudah menghubungkan Jakarta dengan Surabaya sepanjang kurang lebih 760 Km ini merupakan karya pembangunan dari BUMN. Hal tersebut semakin memperkuat peran strategis BUMN sebagai agen pembangunan.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Jalan Tol 760 Km Rampung, Ini Sejarah Baru Transportasi Indonesia

6. Tujuh Ruas Tol Trans Jawa Digratiskan

Menurut data Jasa Marga yang dihimpun Okezone, Kamis, (20/12/2018), ruas tol dengan pengoperasional tanpa tarif, dimulai dari Tol Pemalang-Batang (Pasekaran) terbentang sepanjang 33,8 kilometer. Tol Batang- Semarang (Pasekaran-Krapyak) sepanjang 75,0 kilometer.

Kemudian disusul, Tol Salatiga (Boyolali)-Kartasura sepanjang 32,0 kilometer, Tol Wilangan (Nganjuk)-Kertosono sepanjang 37,9 kilometer, Tol Jombang- Mojokerto (Bandar- Kertosono) sepanjang 0,9 kilometer, Tol Surabaya-Gempol (Porong-Kejapanan) sepanjang 6,3 kilometer.

Terakhir, Tol Pasuruan–Probolinggo (Grati) sepanjang 13,65 kilometer sudah dioperasikan dan dibiaya tarifnya gratis.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini