nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pascagempa, Lombok Targetkan 4 Juta Wisatawan pada 2019

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 30 Desember 2018 11:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 30 320 1997704 pascagempa-lombok-targetkan-4-juta-wisatawan-pada-2019-M21pJXQfIf.jpg Gempa Lombok (Foto: Okezone)

TANGERANG - Pemerintah mendorong pemulihan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) pascagempa bumi. Konektivitas penerbangan ke Lombok akan ditingkatkan untuk mencapai target 4 juta wisatawan ke NTB pada 2019.

Upaya menarik wisatawan ke NTB antara lain dilakukan dengan memperbanyak agenda atau festival wisata. Dengan mengusung tema “The Spirit of Lombok Sumbawa”, NTB akan menggelar 18 event pariwisata pada tahun depan, empat di antaranya masuk dalam Top 100 Ca lendar of Event (CoE) Pariwisata Nasional 2019.

Baca Juga: Hunian Sementara bagi Korban Bencana Palu Mulai Ditempati

Empat event tersebut adalah Pesona Bau Nyale, Festival Pesona Tambora, Festival Pesona Moyo, dan Pesona Khazanah Ramadan. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta agar event yang akan digelar berstandar internasional dan disiapkan secara matang. 

“Tetapkan kurator event , manajemen, dan pro mosi terukur sehingga pe nyaji an CoE jadi contoh untuk event lainnya,” ujarnya di sela peluncuran CoE NTB 2019 kemarin.

Terkait posisi NTB sebagai salah satu destinasi halal terbaik dunia, Menpar juga menyampaikan 4 juta target wisatawan ke NTB pada 2019 terdiri atas 2 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 2 juta wisatawan Nusantara (wisnus).

Menpar menambahkan, pemulihan NTB pascagempa bumi awal Agustus 2018 masih terus berjalan. Program trauma healing untuk SDM pariwisata di NTB juga terus berlanjut dan diharapkan pada awal April 2019 sudah pulih sepenuhnya.

Baca Juga: Petakan Lokasi Rawan Bencana, Pemda Diminta Konsultasi dengan Badan Geologi

“Terkait destinasi, diharapkan pada Maret 2019 bisa selesai dan April sudah full recovery. Yang paling utama adalah normalisasi penerbangan. Saat ini kita sedang membangun kepercayaan itu kembali. Siapa saja yang terbang ke Lombok kita bantu dan beri intensif dan dipromosikan,” tandasnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyatakan,promosi dan event yang digelar harus didukung aksesibilitas atau konektivitas yang baik. Pemerintah NTB berharap maskapai Garuda Indonesia akan menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok.

Saat ini terdapat enam penerbangan Garuda Indonesia yaitu dua kali penerbangan langsung dari Bali dan empat penerbangan langsung dari Jakarta. “Tahun depan ditargetkan 10 penerbangan langsung dari Bali. Jadi kami harap setiap hari atau interval dua jam terdapat penerbangan menuju Lombok,” sebutnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini