nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Penyaluran BBM dan Elpiji di Daerah Terdampak Tsunami

Minggu 30 Desember 2018 14:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 30 320 1997708 pentingnya-penyaluran-bbm-dan-elpiji-di-daerah-terdampak-tsunami-swM7emgW5j.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Langkah cepat, sigap dan tanggap PT Pertamina (Persero) memasok elpiji tiga kg dan bahan bakar minyak (BBM) ke daerah terkena dan terdampak tsunami Selat Sunda di Pandeglang Banten mendapat apresiasi.

"Tentu saya sangat mengapresiasi strategi cepat Pertamina dalam hal pemenuhan pasokan elpiji tiga kg dan BBM di setiap daerah yang terkena bencana. Semoga langkah ini bisa diikuti BUMN lain," ujar Anggota Komisi VI DPR RI, Sartono Hutomo seperti dikutip Antara News, Jakarta, Minggu (30/12/2018).

Dia menyatakan hal utama di setiap terjadinya bencana alam adalah pasokan BBM, elpiji dan pemulihan jaringan listrik.

Baca Juga: Fakta-Fakta Dampak Tsunami Banten dan Lampung, Apa Dampak Ekonominya?

"Bencana tsunami di Banten ini tentu mengejutkan kita semua, karena kejadiannya tidak lazim. Artinya pemicu tsunami ini yang tidak lazim! Kita berharap rekonstruksi pasca bencana cepat dilakukan," ujarnya.

Dekan Fisip Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Pandeglang Banten, Said Ariyan juga mengapresiasi Pertamina yang sigap menambah pasokan elpiji tiga kg dan BBM.

"Kita apresiasi atas kesigapan Pertamina dalam mensuplai elpiji dan BBM ke Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya. Sudah pasti elpiji ini dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan pokok di dapur umum posko-posko," katanya.

Kondisi Terkini Pantai Carita yang Porak-poranda Usai Diterjang Tsunami

Dia menambahkan bahwa pasokan elpiji tiga kg dan BBM Pertamina memang cukup bagus, hal itu terlihat dari stasium SPBU belum kekurangan dan tidak ada kendaraan-kendaraan yang antrean panjang.

Said yang juga Ketua Tim Posko Unma untuk Tsunami Pandeglang Banten, berharap, distribusi elpiji 3 kg lebih disebarkan ke daerah-daerah seperti di Kecamatan Cigeulis, Cibaliyung dan Sumur.

Menurut dia, wilayah tersebut (Cigeulis, Cibaliyung dan Sumur) mengalami tingkat kerusakan yang parah sehingga kebutuhan elpiji tiga kg dan BBM sangat tinggi.

"Apalagi mobilitas kendaraan yang hilir-mudik juga sangat banyak, tentu volume BBM yang dibutuhkan juga besar. Apalagi masyarakat luar daerah juga banyak yang mendatangi daerah-daerah bencana untuk mengevakuasi korban," katanya.

Baca Juga: Nilai Eksposur Asuransi Akibat Tsunami di Selat Sunda Capai Rp15,9 Triliun

Selain itu, Said berharap agar pendistribusian elpiji tiga kg dan BBM juga bisa menjangkau hingga ke pulau-pulau kecil di Selat Sunda, sebab, wilayah tersebut pasti terdampak musibah sehingga juga membutuh pasokan elpiji dan BBM.

Sebelumnya Dian Hapsari Firasati Unit Manager Communication & CSR MOR III menyatakan Pertamina menyiagakan 425 pangkalan elpiji tiga kg di wilayah Kabupaten Pandeglang untuk mengamankan pasokan kebutuhan elpiji tiga kg di wilayah tersebut.

Volume Tubuh Gunung Anak Krakatau Berkurang, Jumlah Korban Tsunami Terus Bertambah

Sebanyak 121 pangkalan disiagakan tersebar di 10 Kecamatan terdampak tsunami di Kabupaten Pandeglang, sedangkan 304 pangkalan lainnya tersebar di wilayah kabupaten Pandeglang yang tidak terdampak tsunami.

"Pangkalan elpiji 3kg Pertamina beroperasi normal dan stok elpiji tiga kg dalam posisi aman," katanya.

Dian menegaskan bahwa pada Senin (24/12), pasokan ke wilayah Pandeglang mencapai 27 ribu tabung elpiji tiga kg. "Jumlah ini sudah termasuk penambahan fakultatif untuk penanggulangan pasca tsunami," katanya.

Pihaknya juga telah menyediakan dua SPPBE Pertamina di Kabupaten Pandeglang dalam kondisi aman dan beroperasi penuh.

Terkait dengan upaya penanggulangan pasca tsunami, Pertamina juga memperbanyak bantuan elpiji ke dapur umum. Pada Minggu (23/12) malam, Pertamina telah menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi dapur umum dan posko penampungan di wilayah terdampak.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini