nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Bisnis Mi Sayur, Berapa Untung yang Didapat?

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Minggu 13 Januari 2019 05:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 09 320 2001874 mau-bisnis-mi-sayur-berapa-untung-yang-didapat-Aqbvhxc7V2.jpg Pedagang Pasar. Foto: Okezone

JAKARTA - Mi menjadi makanan favorit banyak orang. Terbuat dari bahan dasar tepung, membuat mi memiliki kandungan gizi. Cita rasanya akan semakin lezat dan bergizi ketika diolah dengan bahan-bahan lain, seperti Mi Sayur.

Mi ini berbahan dasar dari sayuran seperti sawi, bayam, tomat, dan wortel. Warnanya pun juga menyesuaikan dari bahan dasarnya, misalnya warna hijau terbuat dari sawi atau yang berwarna oranye terbuat dari wortel atau tomat.

Apakah kamu salah satu penggemar mi? Mengapa kamu tidak menjadikan mi sayur sebagai bisnis? Berikut beberapa kiat yang dapat diterapkan dalam menjalani bisnis mi sayur yang sudah dilansir dari buku Bisnis Modal 500 Ribuan Karya Evita P Purnamasari:

Baca Juga: Tips Sukses Bisnis Manisan Pala, Modal Kecil Untung Besar

Bisnis Modal

1. Raciklah mi secara kreatif.

2. Persiapkan penggilingan mie, sebaiknya membeli yang berbahan dasar stainless agar tidak mudah berkarat.

3. Perbanyaklah pengetahuan tentang pembuatan mi.

4. Melakukan survei kecil kepada pengunjung. Mintalah kepada mereka masukan mengenai rasa, penyajian, dan sebagainya guna menunjang dan memajukan bisnis kamu.

5. Milikilah jaringan pemasaran yang luas.

6. Persiapkan peralatan masak seperti, wajan, kompor, panci, dan sebagainya.

7. Persiapkan tempat produksi untuk membuat mi sayur. Tempat harus bersih, higienis, dan rapi.

Rintangan

Ketika kamu menjalankan bisnis ini, di tengah perjalanan pasti akan banyak rintangan yang ditemui, di antaranya:

1. Pesaing. Pasti akan banyak pesaing yang meniru bisnis kamu. Tidak perlu khawatir dengan banyaknya pesaing, justru itu tantangan kamu. Kamu bisa memberikan rasa yang khas pada mi sayur kamu, dengan cara menambahkan bumbu-bumbu rahasia.

2. Pembelian bahan baku yang tidak sesuai dengan perhitungan mengakibatkan stok kosong.

mie

3. Ketika bisnis yang kamu jalankan sudah berkembang, kadang kala malas melakukan promosi padahal hal ini tidak boleh terjadi. Promosi harus tetap dijalankan agar semakin banyak menarik pengunjung datang ke tempat bisnis kamu.

4. Kualitas rasa mengalami penurunan sehingga memengaruhi pengunjung yang datang ke tempat bisnis kamu. Biasanya terjadi ketika bisnis ini mulai ramai, pemilik mengurangi takaran bumbu pada masakannya, sehingga menyebabkan rasa berubah. Hati-hati dengan rasa, tetap pertahankan kualitas rasa yang lezat dan enak.

Strategi bisnis

Strategi bisnis yang harus dilakukan adalah mempelajari dengan cermat pesaing kamu, ambil hal-hal yang baik dari mereka dan kembangkan secara kreatif.

1. Tunjukkan kekhasan rasa mi sayur kamu dan berkreasilah dalam penyajian.

2. Setiap beberapa periode sekali, buatlah menu baru.

3. Menentukan harga yang kompetitif.

Analisis Bisnis

- Modal peralatan

Gerobak Rp2.000.000

Tenda Rp500.000

Meja dan Kursi Rp750.000

Peralatan Masak Rp1.000.000

Peralatan Makan Rp700.000

Papan Nama Rp350.000

Lain-lain Rp500.000

Jumlah Rp5.800.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp2.000 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp5.800.000 - Rp2.000)/4= Rp1.449.500 per tahun atau sama dengan (Rp1.449.500:12) = Rp120.800 per bulan.

Baca Juga: Keripik Singkong Pedas, Bisnis Mudah dengan Keuntungan Menjanjikan

- Perkiraan laba/rugi per bulan

Asumsi 50 porsi per hari @Rp 8.000

Rp 8.000 x 50 x 30 = Rp 12.000.000

- Biaya-biaya

Penyusutan peralatan Rp120.800

Bahan baku (Rp200.000 x 30) Rp6.000.000

Upah dua karyawan Rp1.500.000

Transportasi Rp350.000

Lain-lain Rp250.000

Jumlah Rp8.220.800

- Laba Bersih

Rp12.000.000 - Rp8.220.800 = Rp3.779.200

Perkiraan modal kembali ±2 bulan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini