Bisnis Burger Gerobak Bisa Hasilkan Untung Besar, Simak Yuk Gambarannya

Rany Fauziah, Jurnalis · Minggu 10 Februari 2019 05:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 08 320 2015204 bisnis-burger-gerobak-bisa-hasilkan-untung-besar-simak-yuk-gambarannya-b8De6hdXnt.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Apa yang kira-kira Anda bayangkan jika Anda memulai bisnis burger? Pasti pikiran Anda akan langsung tertuju ke burger daging sapi bakar yang banyak tersedia di restoran- restoran cepat saji. Namun, Anda tidak perlu khawatir dalam memulai bisnis burger saat ini dapat menggunakan gerobak.

Burger memang memiliki kesan elite sehingga yang membelinya kalangan menengah ke atas. Namun saat ini, makanan ini sudah umum dijumpai di mana pun dan siapa pun bisa mengonsumsinya. Sehingga, tidak mengherankan apabila rasa daging ini menjadi pertimbangan seseorang untuk membelinya.

Oleh sebab itu, penyediaan daging yang segar dan kualitas menjadi tuntutan tersendiri. Untuk menekan biaya produksi, daging dibuat sendiri sehingga dapat dibuat dengan rasa lain agar menjadi ciri khas produk sendiri. Selain daging, ada hal lain yang juga harus diperhatikan, yaitu kualitas roti, Aneka sayuran, serta kebersihan sayuran wajib mendapat perhatikan.

Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Cara Atasi Bisnis yang Stagnan

Selain burger, jenis makanan lain yang biasanya ikut tersedia adalah hot dog, spaghetti, kentang goreng, dan minuman, seperti milkshake, jus, atau es krim. Semua makanan dan minuman tersebut tentu menambah kelengkapan menunya.

Berikut untuk menjalankan usaha ini, Anda harus perhatikan beberapa catatan penting yang dilansir dari buku Jadi Jutawan Dari Bisnis Gerobak karya Putri Sawwal dan Agus Nur Cahyo yang dikutip Okezone, Jakarta, Selasa (5/2/2019).

burger

1. Karyawan yang dipilih untuk membantu menjalankan usaha ini harus memiliki keterampilan membuat dan menyajikan burger.

2. Menentukan harga satu porsi burger. Jika ingin menetapkan harga harus dilihat bagaimana daya beli masyarakat. Artinya, harga yang kita tetapkan harus terjangkau konsumen dari berbagai kalangan.

3. Menentukan rute untuk berdagang keliling menggunakan gerobak yang bisa dipilih adalah di sekitar perumahan, mangkal di depan sekolah, kampus, dan tempat-tempat rame lainnya. Sebab, Anda tidak mungkin berjalan terus tanpa berhenti pada tempat-tempat memiliki daya beli yang tinggi.

4. Pengusaha burger harus kreatif dengan mengganti bahan baku daging. Sebagai alternatif, bahan baku daging bisa diganti dengan daging ayam atau ikan. Selain itu, kita juga bisa menambah menu lain. Apabila ada perubahan menu, terutama daging burgerburger harsunya, jangan lupa untuk memberikan informasi kepada para pelanggan.

Selanjutnya untuk simulasi modal usaha dan keuntungan untuk usaha roti bakar dengan menggunakan gerobak ini sebagai berikut:

1. Modal Investasi Awal

- Gerobak Rp3.000.000,00

- Perlengkapan masak Rp 600.000,00

-Perlengkapan lain-lain termasuk kursi

Plastik Rp 400.000,00

Jumlah Total Rp4.000.000,00

2. Biaya Operasional Bulanan

-Daging sapi 3 kg × Rp80.000,00/kg Rp 250.000,00

-Roti 100 buah × Rp2.000,00 Rp 200.000,00

-Sayuran (mentimun,tomat,daun selada),

Bumbu, dll Rp 200.000,00

-Bahan Minuman Rp 80.000,00

-Listrik Rp 90.000,00

-Lain-lain Rp 50.000,00

Jumlah total Rp 870.000,00

3. Pendapatan

-Penjualan burger (80 porsi

× Rp10.000,00) Rp 800.000,00

-Penjualan minuman (jus/minuman

ringan) Rp 200.000,00

Jumlah total Rp1.000.000,00

4. Keuntungan

= Pendapatan – biaya operasional

= Rp1.000.000,00 – Rp 870.000,00

= Rp 130.000,00

Jadi keuntungan selama sebulan yaitu Rp130.000,00 × 26 hari adalah Rp3.380.000,00.

Dengan asumsi tersebut, maka modal investasi awal akan kembali dalam waktu kurang dari 2 bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini