nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Risiko Motor Masuk Tol Versi BPJT

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 19:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 320 2016515 sederet-risiko-motor-masuk-tol-versi-bpjt-QQ5sdnONSz.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah masih mengkaji wacana aturan sepeda motor bisa memasuki jalan tol. Wacana tersebut pertama kali muncul dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo mengatakan, Pemerintah sebelumnya telah membuat peraturan pemerintah (PP) baru untuk merevisi UU terkait jalan tol agar bisa digunakan sepeda motor.

"Namun PP itu berlaku hanya pada Tol Suramadu sama Bali. Karena menyeberang, otomatis tidak ada alternatif lain," ujarnya di Kantor Jasa Marga Jakarta, Senin (11/2/2019).

Baca Juga: Motor Masuk Tol, Ini Kata Jasa Marga

Dia menjelaskan, apabila sepeda motor masuk jalan tol, otomatis harus nambah investasi. Dan jalan untuk motor terpisah, konstruksinya sendiri. Tapi tetap memperhatikan faktor keselamatan.

"Kalau misal Jagorawi pasang motor, saya tak yakin. Kecuali nambah investasi sendiri," tuturnya.

 Baca Juga: Bandung dan Medan Akan Punya Jalur Tol Khusus Motor

Dia menuturkan, Indonesia jangan meniru negara-negara lain yang mengizinkan motor masuk tol, seperti di Malaysia. Di mana motor masuk tol tersebut kecelakaannya banyak.

"Padahal populasi motornya kecil, kalau motor di Indonesia masuk ke tol, waduh. Di sela-sela mobil ada motor bahaya," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini