nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikeluhkan Masyarakat, Kemenhub 'Intervensi' Harga Tiket Pesawat

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 14:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 13 320 2017337 dikeluhkan-masyarakat-kemenhub-intervensi-harga-tiket-pesawat-vpl8OImXdL.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi keluhan masyarakat terkait mahalnya tiket pesawat, dengan mengirimkan tim kepada pihak maskapai. Tim ini akan memonitoring harga tiket pesawat dari masing-masing maskapai.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, sebenarnya harga tiket pesawat meskipun mengalami kenaikan, namun masih dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016. Namun, pemantauan ini dilakukan menyusul banyaknya protes dari masyarakat terkait kenaikan tiket pesawat.

"Kami sudah melakukan banyak sekali monitoring dengan mengirim inspektur-inspektur kami untuk memantau harga tiket yang memang sampai saat ini harga tiket masih di bawah koridor yang ditetapkan oleh PM 14," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Polemik Kenaikan Harga Tiket Pesawat yang Dianggap Belum Tepat

Berdasarkan Permenhub, mekanisme perhitungan tiket pesawat ada berbagai komponen yang mempengaruhinya. Seperti harga avtur, biaya operasional dan sebagainya.

"Pak menteri sudah menyampaikan bahwa harga tiket itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain avtur kemudian biaya-biaya jasa terkait," katanya.

Untuk harga avtur, jika mengacu pada Permenhub tersebut berada dikisaran 24% kontribusinya dalam penetapan tiket pesawat. Selain itu juga dilihat dari harga-harga asumsi lainya.

"Dari harga tiket tersebut, kalau sesuai PM 14 tahun 2016 itu kira-kira pengaruh atau presentase harga avtur 24% itu tahun 2016, dengan asumsi harga-harga di tahun 2015 akhir atau 2016 awal," kata Polana.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Peluang Swasta Jual Avtur

Sementara itu, Permenhub tersebut juga mengatur mengenai batas tarif atas dan bawah. Sehingga dengan adanya batas ini tarif yang ditetapkan memiliki acuan agar tidak terlalu mahal dan murah.

"Jadi kalau kemarin disampaikan oleh Pak Presiden harga avturnya 40% memang kami saat ini sedang dalam proses melakukan kajian kembali terhadap komponen-komponen atau variable-variable yang memengaruhi tarif dasar airlines," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini