nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Tarif Tol Trans Jawa Akan Turun

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Minggu 17 Februari 2019 06:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 15 320 2018379 fakta-fakta-tarif-tol-trans-jawa-akan-turun-B0XNbr1q8d.jpg Ilustrasi Tol Trans Jawa (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTATol Trans Jawa sepanjang 760 km yang menghubungkan Pulau Jawa dari timur ke barat masih terbilang mahal. Meski cepat, namun belum bisa menurunkan biaya logistik.

Berikut fakta-fakta yang telah dirangkum Okezone mengenai tarif Tol Trans Jawa yang akan turun, Minggu (15/2/2019).

1. Tarif Tol Trans Jawa Akan Diturunkan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memberi isyarat untuk menurunkan tarif tol khususnya Trans Jawa. Hal tersebut dia katakan setelah melakukan pertemuan dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) di Kantornya pagi ini.

Menurut Basuki, pihaknya memang mengharapkan agar tarif tol bisa turun. Namun saat ini Kementerian PUPR dengan BUJT dan ATI sedang merumuskan mengenai mekanisme penurunannya.

Baca Juga: Catatan YLKI untuk Tol Trans Jawa

"Sedang kita bicarakan dengan BPJT (penurunan tarif tol)," ujarnya saat ditemui di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

2. Bahas Tarif Tol Trans Jawa, Menteri Basuki Panggil BUJT

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memanggil sejumlah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ke kantornya. Adapun tujuan dipanggilnya sejumlah BUJT oleh Menteri Basuki adalah untuk melakukan koordinasi mengenai perkembangan bisnis jalan tol.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone Selasa (12/2/2019), rapat tertutup itu sendiri dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Diperkirakan salah satu pembahasan dalam pertemuan BUJT pada pagi hari ini adalah untuk mencari formula agar tarif tol bisa turun.

3. Penurunan Tarif Tol Trans Jawa Dilaporkan ke Presiden Jokowi

Pemerintah berencana menurunkan tarif tol Trans Jawa yang dinilai kemahalan. Namun saat ini pemerintah bersama dengan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) tengah melakukan pembahasan mengenai opsi yang akan ditempuh dalam menurunkan tarif tol. 

Baca Juga: KSP: Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa sebagai Etalase UMKM

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembahasan sendiri ditargetkan bisa rampung dalam dua hari ke depan. Setelah rampung nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan dan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Namun demikian dengan berbagi faktor tadi sedang ditindak lanjuti oleh tim kecilnya, BPJT dan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) untuk merumuskan berapa kalau memang bisa memenuhi aspirasi itu dengan catatan catatan itu berapa kira-kira yang bisa diturunkan," katanya.

4. 3 Skema Penurunan Tarif Tol Trans Jawa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) sedang merumuskan mengenai mekanisme penurunan tarif Tol Trans Jawa.

“Sedang kita bicarakan dengan BPJT (penurunan tarif tol),” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Ada tiga opsi untuk menurunkan tarif tol tersebut agar tidak merugi. Pertama, melalui perpanjangan masa konsesi. Kedua, penurunan pajak badan dan yang terakhir adalah subsidi cash.

5. Jasa Marga Bersedia Turunkan Tarif Tol Trans Jawa

Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI) mengeluhkan tingginya tarif Tol Trans Jawa. Mereka menyebut jika tarif Trans Jawa untuk truk pengangkut logisitik mencapai Rp1,3 juta.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Finance Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Eka Setia Adrianto mengatakan, pihaknya bisa saja menurunkan tarif tol sesuai kemauan para pengusaha. Akan tetapi, pemerintah harus memberikan insentif agar perusahaan tidak merugi.

"Iya (harus ada insentif) agar return-nya terjadi, jadi win-win lah. Kalau deal itu agar sama-sama senang," ujarnya saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

6. Tarif Tol Trans Jawa Bisa Turun, Ini Pertimbangan Menteri PUPR

Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI) mengeluhkan tarif tol Trans Jawa yang kemahalan. Mereka menyebut jika tarif trans Jawa untuk truk pengangkut Logisitik mencapai Rp1,3 juta.

Menanggapi hal tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, sebenarnya tarif tol Trans Jawa sudah ada penyesuaian tarif khususnya untuk kendaraan logistik. Penyesuaian tarif dilakukan dengan cara pemangkasan golongan.

Beberapa waktu lalu pemangkasan golongan sendiri telah dilakukan oleh pemerintah. Tadinya ada empat golongan tarif yang diterpakan namun setelah ada penyesuaian ini tarif golongan untuk kendaraan logistik hanya tinggal 2 saja.

Pertama adalah tarif golongan II dan III A digabungkan menjadi golongan II. Sedangkan golongan IV dan V digabungkan menjadi golongan IIIA oleh pemerintah.

"Sebetulnya dengan integrasi, logistik itu turun sudah banyak ya. Yakni golongan I, II, III, IV, dan V. Golongan I 10, gol II 1,5, gol III 2, sekarang hanya tiga golongan. Itu turunnya sudah banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (11/2/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini