nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Tarif Tol Trans Jawa Akan Turun

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Minggu 17 Februari 2019 06:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 15 320 2018379 fakta-fakta-tarif-tol-trans-jawa-akan-turun-B0XNbr1q8d.jpg Ilustrasi Tol Trans Jawa (Foto: Kementerian BUMN)

4. 3 Skema Penurunan Tarif Tol Trans Jawa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) sedang merumuskan mengenai mekanisme penurunan tarif Tol Trans Jawa.

“Sedang kita bicarakan dengan BPJT (penurunan tarif tol),” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Ada tiga opsi untuk menurunkan tarif tol tersebut agar tidak merugi. Pertama, melalui perpanjangan masa konsesi. Kedua, penurunan pajak badan dan yang terakhir adalah subsidi cash.

5. Jasa Marga Bersedia Turunkan Tarif Tol Trans Jawa

Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI) mengeluhkan tingginya tarif Tol Trans Jawa. Mereka menyebut jika tarif Trans Jawa untuk truk pengangkut logisitik mencapai Rp1,3 juta.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Finance Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Eka Setia Adrianto mengatakan, pihaknya bisa saja menurunkan tarif tol sesuai kemauan para pengusaha. Akan tetapi, pemerintah harus memberikan insentif agar perusahaan tidak merugi.

"Iya (harus ada insentif) agar return-nya terjadi, jadi win-win lah. Kalau deal itu agar sama-sama senang," ujarnya saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

6. Tarif Tol Trans Jawa Bisa Turun, Ini Pertimbangan Menteri PUPR

Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI) mengeluhkan tarif tol Trans Jawa yang kemahalan. Mereka menyebut jika tarif trans Jawa untuk truk pengangkut Logisitik mencapai Rp1,3 juta.

Menanggapi hal tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, sebenarnya tarif tol Trans Jawa sudah ada penyesuaian tarif khususnya untuk kendaraan logistik. Penyesuaian tarif dilakukan dengan cara pemangkasan golongan.

Beberapa waktu lalu pemangkasan golongan sendiri telah dilakukan oleh pemerintah. Tadinya ada empat golongan tarif yang diterpakan namun setelah ada penyesuaian ini tarif golongan untuk kendaraan logistik hanya tinggal 2 saja.

Pertama adalah tarif golongan II dan III A digabungkan menjadi golongan II. Sedangkan golongan IV dan V digabungkan menjadi golongan IIIA oleh pemerintah.

"Sebetulnya dengan integrasi, logistik itu turun sudah banyak ya. Yakni golongan I, II, III, IV, dan V. Golongan I 10, gol II 1,5, gol III 2, sekarang hanya tiga golongan. Itu turunnya sudah banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (11/2/2019).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini