Pabrik Rokok Kecil Kian Tertekan, Kenapa?

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 04:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 11 320 2028607 pabrik-rokok-kecil-kian-tertekan-kenapa-P8BWWFRopD.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan penggabungan volume produksi Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) bukan untuk menekan keberadaan pabrikan kecil. Penggabungan volume justru melindungi pabrikan kecil dari gempuran pabrikan besar asing.

Anggota Komisi Keuangan dari Fraksi PDI Perjuangan Indah Kurnia menjelaskan, penggabungan volume produksi SKM dan SPM bertujuan memperbaiki iklim persaingan di industri hasil tembakau yang belum kondusif. Jika penggabungan ini tidak terealisasi, pabrikan besar asing akan terus menikmati tarif cukai murah sehingga pabrikan kecil yang nanti terkena imbasnya.

“Perlu diluruskan, penggabungan batasan volume SKM dan SPM bertujuan untuk memastikan kompetisi yang adil antara perusahaan besar asing dan kecil," ujarnya

Baca Selengkapnya: Pabrikan Rokok Asing Bakal Diuntungkan

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini