nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Strategi Bos BI Geber Ekonomi Indonesia 2019

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 11:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 27 20 2035535 4-strategi-bos-bi-geber-ekonomi-indonesia-2019-3cbbeA8ksn.jpg Foto: Dok BI

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan beberapa kebijakan dan strategi dalam menghadapi perekonomian di 2019. Ada sekitar 4 strategi dan 5 bauran kebijakan untuk membuat perekonomian Indonesia tumbuh lebih tinggi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, prospek ekonomi Indonesia tahun 2019 diperkirakan tetap baik, di tengah perekonomian global yang belum kondusif. Hal tersebut ditopang semakin solidnya sinergi kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia, Pemerintah, OJK, dan otoritas terkait dalam satu bauran kebijakan ekonomi yang saling memperkuat termasuk sinergi kebijakan reformasi struktural.

 Baca Juga: Curhat Gubernur BI: Sejak 2018 Ekonomi Dunia Tidak Ramah

Namun, perekonomian masih menghadapi tantangan struktural baik dari sisi global maupun domestik yang tetap harus diwaspadai. Oleh karena itu, diperlukan reformasi struktural harus terus melanjutkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini.

"Bank Indonesia terus menempuh bauran kebijakan guna memperkuat stabilitas eksternal dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam acara peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Adapun empat strategi yang diterapkan pada tahun ini adalah terkait reformasi struktural yang harus didorong. Pertama, reformasi untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas, antara lain pengembangan infrastruktur, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta perbaikan iklim investasi

"Upaya ini dilakukan melalui penguatan empat elemen dasar yakni ketersediaan infrastruktur, kualitas modal manusia (human capital), adopsi teknologi, dan dukungan kelembagaan," katanya.

Lalu ada juga, reformasi struktural untuk mendorong industrialisasi. Menurutnya, sudah saatnya Indonesia beralih dari ekspor komoditas ke ekspor berbasis produk industri.

Kemudian yang ketiga adalah mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi digital. Dan keempat dan terakhir adalah, strategi untuk memperluas sumber pembiayaan ekonomi.

 Baca Juga: 7 Strategi BI Hadapi Gejolak Ekonomi Global 2019

Sementara itu, lima kebijakan yang disiapkan untuk mendorong fokus atau strategi tersebut adalah tetap menempuh kebijakan moneter yang preemptive dan ahead of the curve. Kemudian melanjutkan arah kebijakan makroprudensial yang akomodatif.

Mengakselerasi pendalaman pasar keuangan guna menjaga stabilitas di pasar uang dan mendukung pembiayaan ekonomi secara lebih luas. Lalu melanjutkan peran kebijakan sistem pembayaran dalam mendukung kegiatan ekonomi.

Dan terakhir adalah mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah hingga di tingkat daerah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini