DKI Percepat Pembangunan Infrastruktur Senilai Rp571 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 22 April 2019 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 22 320 2046340 dki-percepat-pembangunan-infrastruktur-senilai-rp571-triliun-FMAZpvi5n7.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

Selain itu, jaringan rel elevated loop line sepanjang 27 km sebesar Rp27 triliun, penyediaan permukiman hingga 600.000 unit dengan fasilitas pembiayaan 30% sebesar Rp90 triliun, peningkatan air bersih hingga 100% penduduk DKI Jakarta sebesar Rp27 triliun, peningkatan cakupan air limbah yang mencakup 81% penduduk DKI Jakarta sebesar Rp69 triliun.

Termasuk revitalisasi angkutan umum hingga 20.000 unit sebesar Rp4 triliun, pengendalian banjir dan penambahan pasokan air sebesar Rp70triliun. Total nilai estimasi kebutuhan pembiayaan sembilan infrastruktur ini mencapai Rp571 triliun.

Direktur Kerja Sama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sri Bagus Guritno menyampaikan skema umum KPDBU sebagai integrasi sumber pendanaan yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran.

“Bappenas ditunjuk sebagai koordinator pengintegrasian sumber-sumber pendanaan proyek prioritas yakni proyek yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau badan usaha yang memiliki sifat strategis dan jangka waktu tertentu untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan,” tegasnya.

Sri menekankan pentingnya perubahan paradigma, yakni skema KPDBU bukan bersifat privatisasi, tetapi pengelolaan aset melalui konsesi.

“Manfaat KPDBU memiliki prinsip on schedule, on budget dan on service sehingga ada kesinambungan perencanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan dan mampu mengatasi keterbatasan kapasitas pelaksanaan,” ucapnya. (Bima Setiyadi)

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini