nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Dukung Pameran Kerajinan Masuk Sistem Online

Rabu 24 April 2019 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 320 2047464 presiden-jokowi-dukung-pameran-kerajinan-masuk-sistem-online-KFFkOhycJ6.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung pelaksanaan Pameran Dagang Kerajinan Internasional (Inacraft) secara dalam jaringan (daring) di era digital saat ini.

"Tadi disampaikan oleh panitia bahwa sedang dikembangkan Inacraft online dan saya sangat mendukung karena eranya memang era digital," kata Presiden Jokowi seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Menurut Presiden, dengan pameran daring maka setiap saat calon-calon pembeli dari mancanegara bisa mengakses produk-produk Indonesia melalui jaringan internet.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Industri Kerajinan Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja

Menurut Jokowi, saat ini ekosistem offline atau luar jaringan (luring) produk-produk kerajinan sudah siap sehingga tidak akan sulit mengangkatnya ke sistem daring.

"Diangkat saja ke ekosistem online, nanti ada market place nasionalnya dilink-an dengan global market place maka akan sambung," katanya.

Menurut dia, produk kerajinan Indonesia sudah jelas dan pasarnya sudah ada, tinggal diangkat ke global market place.

Sebelumnya penyelenggara Pameran Dagang Kerajinan Internasional (Inacraft) menyiapkan pelaksanaan pameran secara daring sehingga penjual maupun pembeli dapat bertransaksi setiap saat.

"Asephi sedang dalam persiapan pelaksanaan Inacraft online," kata Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Gusmardi Bustami.

 Baca Juga: Jokowi Ingin Produk Kerajinan Indonesia Naik Kelas

Dia menyebutkan dengan penyelenggaraan pameran secara daring semua perajin dapat bergabung setiap saat untuk menembus pasar terutama pasar ekspor.

Gusmardi menyebutkan Inacraft merupakan agenda terjadwal yang yang ditunggu-tunggu para perajin di Tanah Air.

"Pada Inacraft Ke-21 tahun 2019 ini difokuskan pada perajin baru, namun belum banyak dikenal masyarakat dan punya potensi pasar yang besar," katanya.

Gusmardi Bustami memaparkan penyelenggaraan Inacraft sudah dimulai sejak 1999 dan saat ini adalah penyelenggaraan yang ke-21 kali.

Ia menuturkan Inacraft ke-21 mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai ikon pameran.

Peserta dari pameran yang bertema sentral From Smart Village to Global Market itu kurang lebih sebanyak 1.700 peserta, yang terdiri 26% dari dinas-dinas daerah, 9% dari kementerian/BUMN, dan sisanya 66% adalah dari peserta individu atau perseorangan.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini