nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Online Naik Drastis Menjelang Ramadan

Jum'at 26 April 2019 13:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 26 320 2048300 penjualan-online-naik-drastis-menjelang-ramadan-adqOo1Upcy.jpg Belanja online (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Tren penjualan ritel melalui lapak daring di Indonesia melonjak pada 10 hari jelang Ramadan dan bertahan dua pekan sebelum Idul Fitri, menurut data penelitian yang dirilis oleh sebuah perusahaan platform periklanan daring. Menurut data yang dikumpulkan Criteo, kinerja penjualan ritel daring di Indonesia dan Malaysia akan mengalami lonjakan trafficdan penjualan pada 10 hari sebelum Idul Fitri dan akan memuncak di pekan ketiga, berdasarkan dari tren yang dilihat pada 2018.

"Data ini berdasarkan tahun lalu, tapi kita perhatikan tren tiap tahun itu mirip sekali. Jadi kita bisa harapkan tren tahun ini akan mengikuti tahun lalu yaitu traffic dan penjualan bakal meningkat dua minggu sebelum, akan berlanjut selama tiga minggu pertama dan memuncak di minggu ketiga," kata Senior Account Strategist Criteo McCarl Leonardo dilansir dari Harian Neraca, Jumat (26/4/2019).

Baca Juga: Nilai Transaksi Harbolnas 2018 Capai Rp6,8 Triliun

Tren penjualan retail daring, menurut penelitian Criteo, akan mengalami penurunan drastis pada pekan terakhir sebelum Idul Fitri dan sepekan setelah hari raya tersebut. "Yang menarik di minggu terakhir akan terjadi penurunan. Ini mungkin karena minggu terakhir saat masa Lebaran, konsumen tidak melakukan pembelian karena sudah melakukan pembelian sebelumnya. Mereka menghabiskan waktu untuk keluarga, perjalanan, dan lain-lain," ujarnya.

Menurut data Criteo, segmen produk yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pembelian jelang Lebaran adalah mainan, dekorasi rumah, serta kategori barang kesehatan dan kecantikan.

Penggunaan perangkat mobile untuk berbelanja juga mengalami peningkatan selama Ramadan. Di Indonesia transaksi belanja dengan perangkat mobile seperti ponsel pintar dan tablet mengalami kenaikan hingga 58%, berdasarkan data perbandingan 2018 dengan tahun sebelumnya. Hasil penelitian Criteo didapat dengan menganalisa lebih dari 111 juta transaksi perbelanjaan lewat desktop, ponsel pintar, dan tablet dari 107 pengiklan di Malaysia dan Indonesia.

belanja online

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pangan menjelang bulan Ramadan aman dan harganya pun cenderung stabil. "Insya Allah seperti biasanya, menjelang bulan Ramadan, kemudian hari raya, pemerintah memberikan perhatian yang penuh. Bukan hanya ketersediannya yang cukup, harganya tidak hanya memberatkan konsumen, tapi juga tidak terlalu menekan pada produsen," ujar Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro saat menghadiri peresmian Museum Tanah dan Pertanian di Bogor, Jawa Barat, disalin dari Antara di Jakarta.

Menurutnya, untuk menciptakan iklim kestabilan harga bukan perkara mudah. Kementan perlu berkoordinasi lintas sektoral dengan Kementerian Perdagangan, Bulog, bahkan Pemerintah Daerah (Pemda).

Syukur membeberkan, beberapa Pemda sudah mengakali ketersediaan pangan dengan cara menyetok ketika harga pangan tengah turun. Kini, ia meminta cara itu ditiru para kepala daerah yang belum memberlakukan. "Bupati berinisiatif mengambil stok," terangnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini