KCI Uji Coba 40 Gerbong Kereta Jepang

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 17 320 2056845 kci-uji-coba-40-gerbong-kereta-jepang-TgQdvskzRL.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengujicobakan 40 gerbong baru tipe 05 eks-Tokyo Metro dari Jepang. Puluhan kereta tersebut hilir mudik di beberapa jalur di Jabodetabek.

“Empat puluh kereta itu dibagi delapan rangkaian, jadi lima kereta standformasi delapan,” kata Direktur Teknik dan Pemeliharaan PT KCI John Roberto di Jakarta Pusat ke marin.

Pada tahun ini, KCI berencana mendatangkan 196 kereta dari Jepang seri 05 yang dibuat pada 2003 lalu. Kereta ini menggantikan kereta yang sudah tua dan kerap mengalami gangguan. Dalam uji coba kali ini akan dimasukkan uji dinamis dan statis.

Uji coba untuk mengetahui ketahanan kereta dengan kecepatan tinggi, pengereman dan pengukuran jarak pengereman, hingga fungsi deadman pedal dan emergency brake. Semuanya itu untuk menjamin keselamatan dalam perjalanan kereta.

 Baca Juga: Atasi Gangguan KRL Commuterline, KCI Datangkan 196 Gerbong Kereta Baru

Setelah diuji coba, beberapa hari kereta kemudian akan disiapkan di depo untuk finishing. Pembersihan dan penempelan stiker akan dilakukan sebelum ber operasi.

“Kalau kita sih menargetkan sebelum Lebaran sebanyak 40 kereta ini beroperasi,” kata John. Namun, dia enggan memaparkan 40 kereta akan ditempatkan di jalur mana saja, karena itu kewenangan direktur operasi. “Kita hanya memelihara,” ucapnya.

Meski kehadiran kereta baru, dia memastikan tidak akan direpotkan dengan kereta tersebut, sebab tipe kereta yang sama pernah dioperasikan oleh KCI. Pihaknya hanya butuh wak tu penyesuaian. “Kalau teknis dan sistem sudah tinggal menyesuaikan saja. Semuanya telah terpasang kok ,” ujar John.

 Baca Juga: KRL Commuterline Gangguan walau Ada Jalur Ganda, Begini Penjelasan Kemenhub

Di bagian lain, Vice President Corporate Communication PT KCI Anne Purba mengatakan, untuk kawasan Tangerang-Duri belum dipastikan rangkaian kereta di jalur tersebut bertambah.

“Sepertinya belum, kita harus menunggu kesiap an peron dulu,” ucapnya.

Sekalipun saat ini hampir setiap stasiun selesai memperpanjang peron, namun untuk uji cobanya belum dilakukan. Jalur itu masih menggunakan standformasi 8 dan 10.

Kondisi di Tangerang sangat berbeda dengan jalur-jalur lainnya seperti ke Rangkasbitung, Bogor, dan Bekasi. Di jalur itu, standformasi 12 sudah diterapkan demi membantu standformasi 8 yang sesekali beroperasi.

“Selain pertimbangan peron, kami juga mempertimbangkan daya angkut penumpang. Kalau penumpangnya banyak maka gerbongnya harus ditambah,” kata Anne. Sebelumnya, 24 gerbong didatangkan pada Januari 2019 dan sisanya dikirim bertahap hingga akhir tahun.

Dengan peremajaan kereta, otomatis standformasi 12 akan berkembang dari yang sebelumnya 31 menjadi 36 rangkaian. Kemudian pada 2020, KCI bakal mendatangkan 96 unit.

“Salah satunya kami akan berusaha mendatangkan unit dari Inka,” kata Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti beberapa waktu lalu.

Adanya penambahan rangkaian standformasi 12 maka standformasi 8 yang menjadi pelopor modernisasi commuter line akan berkurang dari sebelumnya 32 rangkaian menjadi 22 rangkaian.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini