nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rapat Paripurna, DPR dan Sri Mulyani Bahas RAPBN 2020

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 12:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 20 20 2057872 rapat-paripurna-dpr-dan-sri-mulyani-bahas-rapbn-2020-rADMCGd22w.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat paripurna pada hari ini, Senin (2/10/2018). Rapat kali ini terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai pihak dari pemerintah menyampaikan kerangka-kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran (TA) 2020.

Adapun rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Umum DPR RI Utut Adianto dan dimulai pukul 11.20 WIB yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, DPR RI.

Baca Juga: Indonesia Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 5,6%, Apa Strateginya?

Kendati ruang rapat nampak sepi dari kehadiran anggota DPR, namun tercatat 281 anggota DPR yang menandatangani kehadiran dari 500 anggota.

"Maka dengan demikian sesuai dengan tata tertib dewan maka rapat sudah bisa dimulai. Saya persilakan Menteri Keuangan bersama jajarannya untuk segera memasuki ruangan," ujar Utut membuka rapat.

Sri Mulyani menyatakan, kerangka-kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN TA 2020 merupakan dokumen yang akan digunakan sebagai bahan pembicaraan pendahuluan dalam rangka penyusunan RAPBN 2020.

paripurna

Dia mengatakan, tahun 2020 merupakan awal dari kebijakan pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Di mana dalam jangka menengah, reformasi difokuskan pada upaya peningkatan produktivitas dan daya saing nasional, peningkatan kualitas kelembagaan, pendalaman pasar keuangan, serta mendorong percepatan transformasi ekonomi.

"Kebijakan fiskal tahun 2020 mengangkat tema 'APBN untuk Akselerasi Daya Saing melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia', tema ini selaras dengan rencana kerja pemerintah (RKP) 2020 yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas," jelas dia memulai paparan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini