nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub: Harga Tiket Pesawat Sudah Turun

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 14:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 20 320 2057936 menhub-harga-tiket-pesawat-sudah-turun-mhIzuxbfrV.jpg Foto: Taufik Okezone

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa sebagian maskapai penerbangan sudah melakukan penurunan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat.

Di mana sesuai Keputusan Menteri (Kepmen), No 106 Tahun 2019 yang berisi ketentuan tarif yang baru dan telah ditandatangani per 15 Mei 2019. Hal itu, dia sampaikan pada acara diskusi Forum Merdeka Barat (FMB), di Gedung Kementerian Kominfo Jakarta.

"Saya pantau, sudah ada sebagian maskapai penerbangan yang telah menurunkan TBA. Dengan hal itu, saya berterimakasih kepada maskapai penerbangan yang mengikuti aturan tersebut," ujar dia, Senin (20/5/2019).

 Baca Juga: Sederet Fakta Penurunan Tiket Pesawat

Dia menuturkan, masyarakat yang akan mudik tahun ini, melalui pesawat terbang masih stagnan. Pihaknya juga ingin semua pesawat terbang yang akan mengangkut pemudik dilakukan ramp chek.

"Untuk pemudik yang gunakan pesawat terbang, agar tertib dan tidak perlu melakukan membawa barang-barang yang tidak perlu," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah mengancam akan menindak tegas maskapai yang tidak menjalankan aturan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. Karena itulah jika tidak mau terkena sanksi, maskapai tidak punya pilihan selain menyesuaikan tarif tiket sesuai dengan kebijakan pemerintah yang baru.

 Baca Juga: Diminta Turunkan Harga, Dirut AirAsia: Kita Sudah Terjangkau

Peringatan itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menindaklanjuti Keputusan Menteri (Kepmen) No 106 Tahun 2019 yang berisi ketentuan tarif yang baru dan telah ditandatangani per 15 Mei 2019. Pemerintah memberikan waktu dua hari kepada maskapai untuk melakukan penyesuaian tarif. Jangka waktu dua hari dihitung sejak tanggal pemberaturan mengenai TBA, pada 15 Mei.

"Ini kita sudah dilakukan kemarin. Kita berikan waktu dua hari sampai besok, lusa harus efektif. Apabila ada upaya masif untuk melanggar itu, tentu angka masif itu relatif. Kita akan memberikan peringatan. Peringatan itu, kita harapkan mereka ikut dengan apa yang kita regulasi," ujar Budi Karya kepada wartawan di Jakarta.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini