nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Menguat Ditopang Kelonggaran AS ke Huawei

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 21:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 21 278 2058631 wall-street-menguat-ditopang-kelonggaran-as-ke-huawei-546axxmF08.jpg Wall Street (Reuters)

JAKARTA - Wall Street dibuka menguat pada pembukaan perdagangan saham selasa (21/5/2019). Hal ini menyusul keputusan pemerintah AS untuk memberikan kelonggaran kepada Huawei.

Dikutip dari Reuters, Selasa (21/5/2019), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 102,44 poin, atau 0,40%, pada pembukaan menjadi 25.782,34. S&P 500 dibuka lebih tinggi dengan 13,79 poin, atau 0,49%, pada 2.854,02. Nasdaq Composite naik 63,19 poin, atau 0,82%, menjadi 7.765,57 pada bel pembukaan.

Sebagai mana diketahui, Huawei masih mendapatkan kiriman pembaruan perangkat Android selama tiga bulan ke depan. Tepatnya, menurut laporan Reuters lisensi Huawei akan dicabut pada 19 Agustus 2019. Hingga waktu tersebut ponsel terbaru Huawei tak akan mencicipi Android dan medapatkan pembaruan Android.

Dilansir dari laman The Verge, Selasa (21/5/2019) sementara lisensi masih aktif, hal ini memungkinkan Huawei untuk mengambil tindakan untuk memberikan layanan dan dukungan, termasuk pembaruan atau patch perangkat lunak, ke handset Huawei yang ada yang tersedia yang diluncurkan sebelum 16 Mei 2019.

Lisensi juga akan memungkinkan Huawei untuk memelihara peralatan jaringan yang ada, dan untuk menerima pengungkapan kerentanan keamanan. Pekan lalu, pemerintah Amerika menyatakan darurat nasional yang memungkinkan Sekretaris Perdagangan untuk memblokir transaksi teknologi yang dianggap memiliki risiko keamanan nasional.

Segera setelah itu, administrasi secara efektif memasukkan daftar hitam Huawei, melarang perusahaan AS melakukan bisnis dengan raksasa telekomunikasi China tanpa izin dari pemerintah Amerika.

Setelah berita tersebut turun, Google segera mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menyediakan layanan Android untuk perangkat Huawei, meskipun dikatakan perusahaan dapat terus menggunakan versi open-source. Google menambahkan bahwa layanan juga akan dipertahankan pada perangkat Huawei yang ada .

"Lisensi Umum Sementara memberi operator waktu untuk membuat pengaturan lain dan ruang Departemen untuk menentukan langkah-langkah jangka panjang yang sesuai untuk Amerika dan penyedia telekomunikasi asing yang saat ini bergantung pada peralatan Huawei untuk layanan kritis," kata Menteri Perdagangan Wilbur Ross dalam sebuah pernyataan.

"Singkatnya, lisensi ini akan memungkinkan operasi untuk terus berlanjut untuk pengguna telepon seluler Huawei yang ada dan jaringan broadband," imbuh dia.

Tindakan keras pemerintah Amerika telah digalakan sekitar 1 tahun. Akan teetapi setelah larangan Android, Huawei mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan pembaruan untuk perangkat yang sudah ada di tangan pelanggan.

"Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global," kata pihak Huawei.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini