nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS-China Tak Mau Ngalah, Wall Street Terkapar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 21:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 278 2065833 as-china-tak-mau-ngalah-wall-street-terkapar-A5AoWSG4P2.png Foto: Reuters

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu waktu setempat, imbas masih tingginya tensi perang dagang AS dengan China. AS dan China nampaknya tak mau ngalah perilah kebijakan tarif impor, kedua negara ini siap memberikan kebijakan yang saling balas.

Selain itu, gerak Wall Street juga dibayangi data ekonomi AS seperti inflasi yang rendah mendukung rencana penurunan suku bunga The Fed (fed fund rate).

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (12/6/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 4,04 poin, atau 0,02% ke 26.044,47. Indeks S&P 500 turun 0,91 poin atau 0,03% ke 2.884,81 dan indeks Nasdaq Composite turun 16,34 poin, atau 0,21% ke 7.806,23.

 Baca Juga: Wall Street Melemah Tertekan Data Ekonomi AS

Sementara itu, seperti dikutip Antaranews, Presiden Donald Trump membela penggunaan tarif sebagai bagian dari strategi perdagangannya, sementara China bersumpah akan memberikan tanggapan keras jika Amerika Serikat (AS) bersikeras akan meningkatkan ketegangan perdagangan di tengah negosiasi yang sedang berlangsung.

Amerika Serikat memulai pertempuran tarif dengan China pada 2018, meminta perubahan struktural yang luas dari Beijing. Tetapi ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat tajam pada Mei setelah pemerintah Trump menuduh China mengingkari janji untuk membuat perubahan ekonomi struktural selama berbulan-bulan pembicaraan perdagangan.

"Tarif adalah alat negosiasi yang hebat," cuit Trump, satu hari setelah mengatakan dia siap untuk memaksakan putaran lain dari tarif hukuman terhadap China.

Pada Senin (10/6/2019), presiden Republiken itu mengatakan dia akan menaikkan tarif impor China lebih lanjut, jika dia tidak dapat membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 akhir bulan ini.

Trump telah berulang kali mengatakan dia bersiap-siap untuk bertemu Xi Jinping di KTT G20 di Osaka, Jepang, pada akhir Juni, tetapi China belum mengonfirmasi hal itu.

 Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Tajam Berkat China dan Meksiko

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang yang lagi tidak tertarik untuk mengkonfirmasi pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump di G20 mengatakan informasi akan dirilis setelah tersedia untuk kementerian luar negeri.

"China tidak ingin berperang, tetapi kami tidak takut berperang," katanya, seraya menambahkan bahwa pintu China terbuka untuk pembicaraan berdasarkan kesetaraan.

"Jika Amerika Serikat hanya ingin meningkatkan friksi perdagangan, kami akan dengan tegas menanggapi dan berjuang sampai akhir."

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini