nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Milenial Disarankan untuk 2 Pos, Apa Saja?

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 21:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 05 320 2075249 menteri-milenial-disarankan-untuk-2-pos-apa-saja-D5PEIxDCiQ.jpg Presiden Joko Widodo dan Para Menteri Kabinet Kerja (Foto: Setkab)

JAKARTA - Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengajak milenial untuk masuk ke Kabinet Kerja Jilid II. Kendati demikian, hanya posisi tertentu saja yang dirasa cocok untuk diisi generasi milenial.

"Menteri milenial Itu rencana bagus. Di mana Menteri milenial itu kita butuhkan untuk menyesuaikan zaman. Tapi untuk posisi yang tepat seperti Menteri Pemuda dan Olah Raga atau Kepala Badan Kreatif (Bekraf). Cukup itu saja," ujar dia kepada Okezone, Jumat (5/7/2019).

Baca Juga: Daftar Popularitas Para Menteri Jokonomics di Mata Netizen

Menurutnya, Presiden Jokowi pada pemilihan Kabinet Kerja Jilid II ini jangan banyak-banyak mengambil milenial untuk menjadi menteri. Dirinya menilai ini akan menyebabkan risiko. 

"Sedangkan untuk menteri bidang ekonomi sebaiknya diperlukan mereka yang punya latarbelakang dan pengalaman bidang ekonomi yang kuat," ungkap dia.

Sebelumnya, Presiden Terpilih Jokowi bersama Wakil Presiden Terpilih Ma'ruf Amin memang berencana  mengajak anak berusia muda atau milenial untuk masuk ke Kabinet Kerja Jilid II pada Oktober 2019 mendatang. Usia muda yang disasar adalah 20-30 tahun.

Baca Juga: Utak-atik Kabinet Jokonomics, Ini Jawaban Menteri Susi Ditanya Soal Lanjut Jabatan

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak potensi muda yang patut diberi kesempatan memberi sumbangsih untuk Negara. 

“Biar yang muda-muda bisa belajar kepemimpinan negara. Mungkin yang banyak 30-40 tahun. Tapi yang muda seperti yang 25-30 tahun, kenapa tidak sih," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/4/2019)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini