nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Memahami Risiko dalam Berinvestasi

Sabtu 27 Juli 2019 09:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 26 278 2083977 pentingnya-memahami-risiko-dalam-berinvestasi-ViVeEapbPT.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

Penetapan besaran dividen lazimnya melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dividen dapat diberikan dalam dua bentuk yakni dividen tunai dan dividen saham. Dividen tunai berupa uang dibagikan kepada pemegang saham berdasarkan porsi kepemilikan.

Sementara dividen saham adalah keuntungan yang diberikan perusahaan dalam bentuk penyertaan baru yang otomatis akan meningkatkan jumlah saham pemiliknya.

Dalam hal dividen, penting diketahui bahwa tidak semua saham dapat memberikan dividen karena bisa saja rapat pemegang saham tidak menyetujui pembagian dividen dengan pertimbangan ada peluang lebih membesarkan perusahaan dari ekspansi usaha.

Akibatnya, porsi keuntungan dialokasikan untuk menunjang investasi perusahaan. Dividen juga gagal didapatkan bila laba perusahaan sangat minim, bahkan merugi karena ada kegagalan pemasaran.

Sementara itu, capital gain diperoleh investor jika seorang investor membeli saham perusahaan A dengan harga Rp1.200 per lembar sebanyak 5 lot, lalu menjual kembali pada saat harga naik menjadi Rp1.700 per lembar, maka keuntungan yang diraup senilai Rp500 per lembar. Itu berarti 500 lembar (1 lot = 100 lembar) dikalikan Rp500, dengan demikian nilai capital gain saja sebesar Rp250.000. Sehingga total dana di tangan sebesar Rp3.000.000 ditambah Rp250.000.

Nilai keuntungan berpeluang lebih besar jika modal awal untuk membeli saham jauh lebih besar. Adapun risiko yang merupakan lawan dari capital gain, yakni capital loss. Saham yang dibeli bisa saja karena kegagalan usaha, atau semata karena rumor, lalu menyebabkan harga saham turun saat Anda hendak melepas saahm tersebut.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini