Tak Ingin Bisnis Gagal di Tengah Jalan? Perhatikan 8 Hal Ini

Delia Citra, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 15 320 2092380 tak-ingin-bisnis-gagal-di-tengah-jalan-perhatikan-8-hal-ini-jncsnaypze.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Jika kita ingin memulai sesuatu usaha atau bisnis, biasakan kita mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang harus dipersiapkan, baik ide maupun modal.

Karena ketika ingin memulai suatu bisnis harus dipersiapkan dengan matang dan persiapan itu butuh waktu agar tidak salah di tengah jalan.

 Baca Juga: Ingin Kerja Sambil Berbisnis? Ini Tips Ampuhnya

Tetapi, jika Anda bingung bagaimana mencari tahu atau mempersiapkan hal tersebut, jangan sedih. Anda bisa bertanya dan belajar dari orang yang sudah pernah terjun ke dunia bisnis.

Berikut saran untuk memulai bisnis seperti dilansir entrepreneur, Jakarta, Jumat (16/8/19).

 

1. Membangun Bisnis seperti Maraton

Bagaimana memikirkan cara untuk membangun bisnis dengan pendapatan dan arus kas. Banyak pengusaha fokus pada bagaimana mereka dapat keluar dari bisnis mereka dalam beberapa tahun.

 Baca Juga: Ternyata Ini Rahasia Sukses Bisnis Warung Tenda

Tetapi banyak hal selalu berubah, dan kehidupan jarang berjalan seperti yang Anda rencanakan. Sebaliknya, fokuslah untuk membangun perusahaan yang hebat untuk jangka panjang. Ingat, kewirausahaan adalah maraton, bukan lari cepat.

2. Pastikan Ada Permintaan untuk Produk Anda

Perusahaan yang berkembang fokus pada keuntungan yang konsisten dapat menahan peristiwa yang tidak terduga seperti turbulensi ekonomi.

Sebelum Anda memulai bisnis, lakukan riset, ketahui nomor Anda, dan pastikan ada pasar dan permintaan untuk produk atau layanan Anda. Setiap penjualan harus menguntungkan, idealnya 50%.

 Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052

3. Ambil Tindakan

Satu-satunya cara untuk maju adalah dengan benar-benar melakukannya dan segera ambil tindakan. Maka Anda harus cepat menganalisis hasilnya, dan melakukan perubahan jika perlu.

Anda mungkin tidak akan memperbaikinya pertama kali atau bahkan yang kedua atau ketiga. Tetapi jika Anda gesit, Anda bisa berputar.

4. Bersabar dan Miliki Cukup Modal

Siapa pun yang memulai bisnis baru harus sepenuhnya memahami timeline dan dana yang dibutuhkan untuk bertahan pada fase startup.

Hampir setengah dari semua usaha kecil yang gagal tidak memiliki dana yang memadai. Rencanakan untuk itu butuh waktu lebih lama dari yang diharapkan untuk menghasilkan laba, dan pastikan Anda memiliki sumber pendanaan cadangan.

 Ekonomi

5. Lupakan Apa yang Ingin Anda Jual

Banyak pengusaha sangat memusatkan perhatian pada pemasaran dan penjualan sehingga mereka lalai untuk memahami secara mendalam apa yang ingin dicapai atau diselesaikan oleh klien mereka.

Perusahaan yang menguntungkan mengenal pelanggan mereka lebih baik daripada mereka mengenal diri mereka sendiri. Mereka menjual nilai, dampak, dan hasil yang ingin dibeli pelanggan mereka.

6. Model Bisnis

Sekolah bisnis tidak bisa mengajarkan Anda pelajaran untuk mendirikan bisnis. Ketika Anda berurusan dengan orang-orang, ide, dan pasar, mereka terlepas di medan perang tidak peduli seberapa bagus rencana bisnisnya.

Pelajaran pertama adalah memeriksakan pasangan Anda. Pastikan mereka memiliki kepribadian yang tepat, stabil secara finansial, dan tersedia untuk waktu yang lama. Mereka juga harus memiliki kulit dalam permainan.

 Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052

Kedua, jangan terlalu rumit model bisnis atau lini produk Anda. Rencana sederhana, dijalankan dengan baik, dan elegan adalah yang terbaik.

Ketiga, bersiaplah untuk berputar cepat berdasarkan perubahan pasar dan kebutuhan. Kenalilah pelanggan Anda dengan baik dan dengarkan apa yang mereka katakan.

 

7. Dengarkan Pelanggan

Pemikiran tradisional akan memberitahu Anda untuk memulai semuanya dengan rencana bisnis dan produk.

Selalu ingat, pelanggan Anda memutuskan apakah bisnis Anda akan berhasil, bukan rencana bisnis Anda. Uji pasar Anda terlebih dahulu, lalu lakukan semuanya.

8. Mengatasi Masalah

Selalu tanyakan pada diri sendiri apa kebutuhan atau masalah yang akan dijawab oleh produk atau layanan Anda. Jika tidak ada permintaan atau minat dari pasar, Anda harus memikirkan kembali ide Anda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini