nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Pindah, Wika Beton Tambah Belanja Modal untuk Bangun Pabrik di Kalimantan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 15:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 21 278 2094808 ibu-kota-pindah-wika-beton-tambah-belanja-modal-untuk-bangun-pabrik-di-kalimantan-FcsImgaNfK.jpg Ibu kota pindah (Shutterstock)

JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) tertarik untuk ikut serta dalam proyek pemindahan ibu kota. Keseriusan dari anak usaha Wijaya Karya ini berencana menambah belanja modal atau Capital Expenditure (CAPEX) dari Rp428 miliar menjadi Rp779 miliar.

Direktur Operasi WTON I Ketut Pasek Senjaya Putra mengatakan, dana belanja modal ini nantinya diperuntukkan untuk membangun plant (pabrik) baru di beberapa daerah salah satunya adalah di Balikpapan. Pembangunan pabrik ini bertujuan untuk menambah kapasitas produksi dan readymix.

 Baca juga: Ini Desain Lengkap Ibu Kota Baru, Mulai dari Rencana hingga Kriterianya

Selain di Kalimantan, WTON juga akan membangun pabrik baru di Pekanbaru. Hal ini untuk mendukung penggarapan proyek jalan tol Pekanbaru-Padang.

Asal tahu saja, induk usaha WTON, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi kontraktor yang menggarap proyek Tol Pekanbaru-Padang. Untuk mendukung hal tersebut, kini WTON tengah membangun mobile plant dan stationary plant yang lokasinya berdekatan dengan proyek dengan investasi Rp 41 miliar.

 Baca juga: Rincian Biaya Pemindahan Ibu Kota Rp500 Triliun

"Salah satunya pabrik yang akan kita bangun karena eiring dengan perolehan proyek di Pekanbaru-Padang dan Balikpapan," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Sementara itu, Direktur Keuangan WTON Imam Sudiyono mengatakan, untuk pembangunan pabrik di Kalimantan ini pihaknya sudah menyiapkan lahanseluas 26 hektar. Diperkirakan, untuk membangun pabrik di atas lahan ini akan menelan investasi Rp 100 miliar dengan kapasitas produksi 60-100 batang tiang pancang per hari.

"Kita sebetulnya sudah punya lahan untuk pabrik di sana, di Kalimantan Timur. Tinggal menambah kapasitas di sana," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini