nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjil Genap Diperluas, Apa Dampaknya ke Jasa Marga?

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 19:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 21 320 2094955 ganjil-genap-diperluas-apa-dampaknya-ke-jasa-marga-i4SsuEhEyj.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba perluasan ganjil genap sudah berjalan dua pekan. Uji coba perluasan sendiri sudah berlangsung sejak Senin 7 Agustus 2019.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal mengatakan, pihaknya belum bisa menghitung dampak dari uji coba perluasan ganjil genap ini. Pasalnya uji coba ini belum berlangsung lama.

 Baca Juga: Ganjil Genap di Jakarta Diperluas hingga 25 Titik, Ini Rinciannya

Menurut Donny, dirinya belum bisa berkomentar mengenai potensi penurunan pendapatan. Sebab pihaknya belum mengantongi data terkait seberapa besar pengurangan trafik kendaraan yang masuk di ruas Tol Dalam Kota Jakarta dampak atas kebijakan ini.

"Untuk sementara belum terlihat ya dampak dari kebijakan ini seperti apa. Karena kebijakan ini juga masih baru, dan kami belum memiliki datanya," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (21/8/2019)

 Baca Juga: Sepekan Uji Coba Perluasan Ganjil Genap, Pemprov DKI Klaim Kualitas Udara Membaik

Sementara itu, berdasarkan data Jasa Marga, lalu lintas harian rata-rata (LHR) Jalan Tol Dalam Kota per Juli 2019 yaitu sebanyak 606 ribu kendaraan. Dari jumlah tersebut, mayoritas dilalui kendaraan Golongan I yaitu sekitar 93,4% atau 565 ribu kendaraan.

 Uji Coba Perluasan Sistem Ganjil Genap

Sedangkan besaran tarif Tol Dalam Kota saat ini adalah Rp9.500 untuk kendaraan golongan I. Merujuk data tersebut, potensi pendapatan yang diterima Jasa Marga dari trafik kendaraan Golongan I yakni sebesar Rp5.367.500.000.

Sementara itu, Asosiasi Tol Indonesia (ATI) memprediksi ada pengurangan hampir setengah dari trafik saat ini. Pasalnya ada sekitar 28 Gerbang Tol (GT) yang terkena imbas perluasan ganjil genap ini.

 Uji Coba Perluasan Sistem Ganjil Genap

Jika mengacu pada prediksi ATI, artinnya Jasa Marga bisa kehilangan setengah pendapatan dari pengoperasian gerbang tol di dalam kota. Jika mengacu pada trafik kendaraan Golongan I, maka Jasa Marga berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp 2.683.750.000.

Sebagai informasi, uji coba sosialisasi perluasan ganjil genap sudah dimulai sejak 7 Agustus 2019. Sosialisasi akan dilakukan hingga 6 September 2019, dan berlaku setiap Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 dan 16.00-21.00.

 Pemberlakuan Sistem Ganjil Genap di Ibu Kota Diperluas

Adapun penegakan hukum berupa tilang akan diberikan polisi mulai 9 September 2019, bila kedapatan ada kendaraan yang melanggar aturan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini