nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjelasan Lengkap Sofyan Djalil soal Tanah Dijual di Ibu Kota Baru

Delia Citra, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 03:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 04 470 2100674 penjelasan-lengkap-sofyan-djalil-soal-tanah-dijual-di-ibu-kota-baru-NCg2OKHTP6.jpg Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA- Presiden Jokowi berencana untuk menjual sebagian tanah di ibu kota baru ke individu. Hanya saja, hal ini masih dikaji terlebih dahulu oleh pemerintah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menjelaskan, tanah di ibu kota itu bukan dijual status kepemilikan. Melainkan sebagai pemanfaatan untuk dibangunkan rumah pada individu.

"Jadi yang dijual pemanfaatannya atau lahan konsensi. Di mana tanahnya nanti tetap milik negara," jelasnya.

Untuk sementara pemanfaatan tanah ibu kota baru menggunakan bank tanah yang nanti akan punya hak pengelolaan lingkungan (HPL).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkaji tanah di ibu kota baru akan dijual kepada individu. Hal ini dilakukan sebagai alternatif agar tidak menggunakan dana anggaran dalam APBN sebesar 19%.

Dia menjelaskan, tanah yang terdapat di ibu kota baru adalah tanah negara dengan luas total 180.000 hektare (ha). Rinciannya, akan dipakai untuk pembangungan ibu kota baru adalah sebanyak 40.000 ha. Dari besaran itu 10.000 ha akan dipakai untuk pembangunan kompleks ibu kota dalam jangka panjang, sedangkan sisanya 30.000 ha rencananya akan ditawarkan ke individu.

Baca Selengkapnya: Soal Tanah Ibu Kota Baru, Menteri ATR Tegaskan Bukan Dijual tapi...

(fbn)

Berita Terkait

Top News Economy

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini