nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliarder China Investasi USD55 Juta untuk Taksi Terbang

Delia Citra, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 07:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 10 320 2103134 miliarder-china-investasi-usd55-juta-untuk-taksi-terbang-hw7KD3jdL0.jpg Volocopter (Forbes)

JAKARTA - Miliarder Li Shufu akan mengembangkan transportasi terbang melalui perusahaannya, Zhejiang Geely Holding Group. Di mana dirinya telah berinvestasi sebesar 50 juta euro (USD 55 juta) untuk Volocopter Jerman.

Melansir dari Forbes.com, Rabu (11/9/2019), Li Shufu merupakan produsen mobil China yang mengeluarkan Geely dan Volvo. Di mana dirinya akan bermitra dengan Volocopter untuk meluncurkan layanan taksi udara di China.

 Baca juga: Tampil Sederhana, Ini Harta Termahal yang Dimiliki Bos Facebook

Pada 2017, Geely membeli perusahaan mobil terbang yang berbasis di Massachusetts, Terrafugia. Saat ini pihaknya sedang mengurusi persetujuan aturan pesawat dua kursi dengan sayap lipat yang dapat digerakkan dan berjalan.

 Volocopter

Pembuat mobil Jerman Daimler yang sebelumnya berinvestasi di Volocopter juga berpartisipasi dalam putaran C yang membuat total dana Volocopter menjadi 85 juta euro (USD 94 juta). Sekadar diketahui, Geely memiliki 9,7% saham di Daimler.

 Baca juga: Harga Jet Pribadi Selangit? Ini Dia 10 Orang Pemiliknya

Volocopter juga bermaksud untuk mengumpulkan lebih banyak pendapatan pada akhir tahun ini.

Volocopter adalah salah satu yang terdepan dari sekitar 200 pesawat VTOL listrik yang sedang berjalan. Taksi udara bertenaga listrik ini dijuliki VoloCity.

VoloCity ini dirancang untuk mengangkut dua penumpang dengan tas tangan maksimum 21,5 mil dengan kecepatan udara 68 mph. VoloCity ditargetkan akan terbang pada tiga tahun ke depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini