nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Ekonomi Indonesia Terancam Resesi? Ini Kata Gubernur BI

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 19:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 19 20 2106970 benarkah-ekonomi-indonesia-terancam-resesi-ini-kata-gubernur-bi-HrKyULt91L.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo saat RDG BI September 2019 (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Perekonomian global kini tengah dihantui oleh bayang-bayang resesi. Pasalnya, perekonomian global kini terus mengalami penurunan setiap triwulannya.

Bayang-bayang resesi ekonomi global ini membuat negara-negara dunia pun mulai khawatir. Tak terkecuali juga Indonesia, apalagi pada tahun lalu ekonomi dalam negeri banyak diterpa masalah global.

 Baca juga: Kondisi Global Kurang Menguntungkan, BI: Ekonomi RI 2019 di Bawah Titik Tengah

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, masyrakat tidak perlu khawatir jika Indonesia akan mengalami resesi. Pasalnya, saat ini ekonomi Indonesia masih tumbuh stabil di kisaran 5%.

 Bank Indonesia (BI)

Menurut Perry, pada tahun ini Indonesia diperkirakan mengalami pertumbuhan dikisaran 5,1%. Sedangkan tahun depan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa tumbuh dikisaran 5,3%.

 Baca juga: 2 Obat Mujarab Gairahkan Ekonomi Indonesia

Sedangkan inflasi juga pemerintah masih bisa dijaga pada level rendah Diperkirakan, inflasi tahun ini berada di bawah target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni 3,5% plus minus 1%.

Dari sisi nilai tukar juga, Rupiah terus mengalami penguatan terus terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan hari ini saja, Rupiah berada dikisaran Rp14.060 hingga Rp14.104 per USD.

 Baca juga: Ekonomi RI Gampang Masuk Angin, Kok Bisa?

"Untuk Indonesia kami perkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini di bawah titik tengah 5-5,4% atau menuju 5,2%, sedangkan untuk tahun depan 5,1-5,5% menuju 5,3%. Jadi resesi atau tidak? Jawab sendiri ya sesuai definisi bagaimana," ujarnya dalam acara konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/9/2019)

Sementara itu lanjut Perry, khusus perekonomian global juga disebut masih aman dari kata resesi. Dirinya menjelaskan definisi resesi adalah negatifnya ekonomi sebuah negara dalam kurun waktu 2 kuartal berturut-turut.

Namun memang diakuinya ada beberapa negara yang mengalami resesi. Namun hal tersebut tidak bisa ditarik kesimpulan jika ekonomi global mengalami resesi.

Khusus ekonomi AS diprediksi masih berada di kisaran 2-2,3%. Meskipun memang turun, namun kondisi ini juga belum masuk dalam tahap resesi.

"Itu definisinya, kalau dua kuartal negatif itu resesi. Nah ekonomi global ini 3,2% tahun ini dan tahun depan diprediksi 3,3%. Ini tentu saja belum masuk definisi resesi," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini