nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hiu Paus Kok Bisa Tersesat ke PLTU Paiton? Ternyata Ini Sebabnya

Rani Hardjanti, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 15:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 20 320 2107325 hiu-paus-kok-bisa-tersesat-ke-pltu-paiton-ternyata-ini-sebabnya-OuumNll9Wb.jpg Hiu Paiton (Foto: Okezone.com/Instagram/@BPSPLDenpasar)

JAKARTA - Kisah seekor hiu paus yang tersesat di kanal PLTU Paiton sukses membuat para netizen terharu. Yang menyebabkan terharu adalah momen pada saat hewan bertubuh besar itu pelepasan ke laut.

Tidak hanya itu, drama evakuasi hewan dengan nama latin Rhincodon typus itu juga sungguh menegangkan. Drama itu terekam dalam sebuah video yang tengah viral, baik di sosial media maupun warga plus 62.

 Baca juga: Viral, Drama Haru Hiu Nyasar di Kanal PLTU Paiton

Dalam video berdurasi 45 detik tersebut menceritakan proses pemindahan hewan mamalia tersebut dari kanal PLTU Paiton menuju laut lepas. Dalam video itu terilihat proses penyelamatan melibatkan banyak tenaga ahli dari berbagai bidang.

Namun, fenomena ini menimbulkan pertanyaan. Kenapa hiu paus itu bisa bermain sangat jauh dari habitatnya?

Viral Ikan Hiu

Salah satu netizen pun mencetuskan pertanyaan tersebut dalam akun Twitter Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (DJPRL KPP).

 Baca juga: Penemuan Seekor Ikan Bermulut Dua Buat Heboh Warganet

Den Bagus @Den_Bagus36 : Jauh sekali mainnya, bukannya habitat hiu paus banyak berada di kaltim yak (talisayan)?

Pertanyaan itu dikomentari oleh DJPRL KPP

"Hiu paus termasuk spesies yang bermigrasi. Selain di Talisayan, hiu paus juga dapat dijumpai di Probolinggo, Botubarani (Gorontalo), Teluk Cendrawasih, dan NTT," demikian penjelasannya.

Sekadar diketahui, PLTU Paiton dikelola oleh PT Pembangkitan Jawa-Bali. Pembangkit ini berada di kompleks pembangkit listrik di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Pembangkit ini mengoperasikan 2 PLTU dengan total kapasitas 800 megawaat. Energi listrik ini kemudian didistribusikan melalui SUTET 500 kV Sistem Interkoneksi Jawa-Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini