nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Penerimaan Pajak Seret, Nomor 2 Pemicunya

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 30 September 2019 06:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 28 20 2110515 fakta-penerimaan-pajak-seret-nomor-2-pemicunya-UMXnt0Bw3M.jpg Ilustrasi Penerimaan Pajak (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

2. Dipicu Perlambatan EKonomi Global

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, lambatnya pertumbuhan penerimaan pajak didorong semakin nyatanya perlambatan ekonomi global. Di mana negara-negara maju mulai mengalami perlambatan ekonomi yang berdampak pada ekonomi nasional.

Perusahaan-perusahaan di Indonesia semakin rendah membayarkan pajak karena memang bisnisnya terdampak iklim bisnis global karena eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China, rendahnya harga komoditas, hingga persoalan geopolitik dan keamanan di banyak wilayah.

Baca Juga: Turis Asing Belanja Rp5 Juta Bisa Klaim Pengembalian PPN

3. Kontraksi Hingga ke PPN

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri juga mengalami kontraksi atau tumbuh negatif 6,5% atau hanya mampu terkumpul Rp167,63 triliun. Di mana pada tahun sebelumnya mampu tumbuh positif 9,2%.

Selain itu PPN Impor terkumpul sebesar Rp111,2 triliun atau tumbuh negatif 6%dari tahun sebelumnya yang mampu tumbuh positif 27,4%.

"Per sektornya terlihat industri pengolahan dibanding tahu lalu pertumbuhan pajaknya negatif, begitu juga perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Kegiatan ekonomi mengalami dampak pelemahan ekonomi global," jelas Sri Mulyani.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini